Berita Populer Gorontalo
GORONTALO TERPOPULER: Jalan Rusak Jadi Ancaman Serius - Waria Dilarang Tampil di Hiburan Rakyat
Gorontalo terpopuler adalah berita yang paling banyak dibaca oleh pembaca di laman TribunGorontalo.com.
Penulis: Redaksi | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/fsdyjgdrtykj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Simak tiga berita Gorontalo Terpopuler hari ini, Senin (28/4/2025).
Gorontalo terpopuler adalah berita yang paling banyak dibaca oleh pembaca di laman TribunGorontalo.com.
Gorontalo terpopuler ini memuat berita tentang peristiwa, cerita menarik dari warga hingga politik.
Baca juga: Harga Ikan di TPI Tenda Kota Gorontalo Masih Tinggi, Pembeli Sampai Kurangi Jumlah Belanja
Seperti berita pertama Gorontalo terpopuler adalah jalan rusak di Desa Tolongio dan Ilodulunga menjadi ancaman serius bagi warga
Berita populer kedua adalah Mohammad Daud Adam, Kades Buhu ditetapkan jadi tersangka
Dan berita ketiga adalah edaran Bupati soal waria dilarang tampil di hiburan rakyat.
Berikut tiga berita Gorontalo terpopuler selengkapnya, Senin (28/4/2025):
1. Jalan Rusak di Desa Tolongio dan Ilodulunga Gorontalo Utara Jadi Ancaman Serius Bagi Warga
Baca juga: Ramalan Zodiak Libra, Scorpio dan Sagitarius Besok Selasa 29 April 2025: Cinta hingga Keuangan
Jalan rusak di Desa Tolongio dan Ilodulunga, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara menjadi ancaman serius bagi warga.
Jalan yang menghubungkan antara dua desa ini berlubang di beberapa titik.
Pantauan TribunGorontalo.com, Senin (28/4/2025) kondisi jalan ini mengkhawatirkan.
Baca juga: Jalan Rusak di Desa Tolongio dan Ilodulunga Gorontalo Utara Jadi Ancaman Serius Bagi Warga
Lubang yang besar serta bebatuan menjadi ancaman bagi kenderaan yang akan melintasi jalan itu.
Ketika musim hujan, jalan ini akan berlumpur serta ada beberapa genangan yang membuat para pengendara ketika melintas harus ekstra hati-hati.
Salah satu warga Desa Iludulunga, Yusuf Hasan mengatakan jalan tersebut sudah rusak sebelum adanya pandemi Covid-10.
"Sekitar tahun 2020," ujarnya.