Senin, 9 Maret 2026

Gempa Bumi

Terkini! Dua Gempa Bumi Beruntun Guncang Pulau Jawa, Aktivitas Tektonik Selatan Kian Aktif

Dua gempa bumi beruntun mengguncang wilayah barat dan tengah Pulau Jawa pada Kamis siang, 24 April 2025.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Terkini! Dua Gempa Bumi Beruntun Guncang Pulau Jawa, Aktivitas Tektonik Selatan Kian Aktif
bmkg
GEMPA BUMI -- Dua gempa bumi terjadi di wilayah Pulau Jawa hari ini, Kamis (24/4/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM – Dua gempa bumi beruntun mengguncang wilayah barat dan tengah Pulau Jawa pada Kamis siang, 24 April 2025.

Meski berkekuatan kecil, keduanya terjadi hanya dalam selisih waktu satu menit lebih dan mengindikasikan adanya aktivitas seismik aktif di sepanjang zona subduksi selatan Jawa.

Gempa pertama tercatat pada pukul 11:48:12 WIB dengan magnitudo 3.9.

Titik pusatnya berada di koordinat 6.84 Lintang Selatan dan 106.42 Bujur Timur, sekitar wilayah Sukabumi bagian selatan atau pesisir sekitar Pelabuhan Ratu, Jawa Barat.

Dengan kedalaman 10 kilometer, gempa ini cukup dangkal dan berpotensi dirasakan warga di pesisir dan wilayah dataran tinggi sekitarnya.

Warga di Kecamatan Cisolok, Cikakak, dan Palabuhanratu dilaporkan sempat merasakan getaran ringan selama beberapa detik, namun tidak ada laporan kerusakan.

Wilayah ini memang dikenal rawan aktivitas tektonik karena berada dekat zona megathrust, tempat bertemunya Lempeng Indo-Australia dan Eurasia.

Gempa Kedua: Yogyakarta-Klaten

Hanya 1 menit 41 detik berselang, gempa kedua mengguncang wilayah Yogyakarta dan Klaten, Jawa Tengah, tepatnya pukul 11:49:53 WIB.

Gempa berkekuatan magnitudo 3.0 ini berpusat di koordinat 7.44 LS dan 110.75 BT dengan kedalaman 17 kilometer.

Guncangan dilaporkan terasa lemah di kawasan Prambanan, Piyungan, dan sebagian Gunungkidul bagian barat, namun cukup untuk membuat warga keluar rumah di beberapa titik.

Wilayah ini dikenal memiliki patahan aktif dan termasuk kawasan rawan gempa menengah akibat kombinasi tekanan dari selatan serta sesar lokal.

Potensi Keterkaitan Tektonik

Meski jarak antara dua pusat gempa sekitar 470 kilometer, waktu kejadian yang hampir bersamaan bisa mengindikasikan aktivitas stres regional pada sistem tektonik selatan Jawa.

Zona subduksi ini secara historis dikenal menghasilkan gempa besar yang dapat memicu gempa susulan di wilayah lain.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved