Berita Kabupaten Gorontalo Utara
Fasilitas Rumah Sakit ZUS Disoroti DPRD Gorontalo Utara, Pendingin Kamar Pasien hingga Toilet Rusak
Rumah Sakit dr Zainal Umar Sidiki (ZUS) disoroti oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara.
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Fasilitas-RS-ZUS-Gorontalo-Utara.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Rumah Sakit dr Zainal Umar Sidiki (ZUS) disoroti oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara.
Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati 2024 menemukan sejumlah fasilitas rumah sakit yang dinilai perlu perbaikan.
Pertama adalah ruangan pendingin (AC) di setiap kamar pasien telah rusak dan bocor.
Hal ini diduga karean tidak pernah dibersihkan dalam waktu lama. Selain itu, banyak toilet yang rusak, tersumbat, dan kotor.
"Saya rasa RS Zus yang memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup besar seharusnya bisa memprioritaskan kenyamanan pasien melalui fasilitas yang memadai," ujar Wakil Ketua Pansus DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Daud Syarief, dalam rapat evaluasi LKPJ Bupati 2024 di Ruang Sidang Paripurna, Selasa (22/4/2025).
Sementara itu, kurangnya tenaga medis terutama dokter spesialis juga menjadi perhatian serius.
Pansus menilai, semua temuan ini menghambat optimalisasi pelayanan kesehatan di RS ZUS.
Baca juga: Eksekusi Rumah di Kelurahan Bugis Dinilai Salah Sasaran, Pihak Tergugat Kini Lapor Polda Gorontalo
Tanggapan pihak RS ZUS
Direktur RS ZUZ, Muhamad Ardiansyah, mengatakan pihaknya telah memulai proses perbaikan AC di setiap ruangan pasien.
"Setiap ada pembangunan atau renovasi ruang, kami langsung melengkapinya dengan AC baru," ucapnya.
Terkait masalah toilet, kata Ardiansyah, beberapa sudah diperbaiki.
Untuk mengatasi kekurangan dokter spesialis, RS ZUS telah menjalin kerja sama dengan sejumlah dokter dengan membuka Poliklinik pagi hingga sore.
Meski demikian, RS ZUS disebut masih menghadapi keterbatasan tenaga penunjang seperti dokter laboratorium dan radiologi.
Dalam memenuhi program nasional jantung, kanker, stroke, dan uronefrologo (JKSU), RS Zus telah mengontrak seorang dokter spesialis jantung yang dijadwalkan mulai bertugas mulai Mei 2025.
Sementara penanganan stroke, RS ZUS telah memiliki satu dokter spesialis radiologi.
Baca juga: Bupati Gorontalo Lagi Bicara saat Rapat Evaluasi, ASN Ini Malah Asyik Nonton Game Catur
Ardiansyah juga menyoroti kendala sistem kerja dokter spesialis yang diperbolehkan praktik di tiga rumah sakit berbeda.
"Biasanya mereka praktik pagi di RS ZUS, dan sore di RS lain," katanya.
RS ZUS juga memiliki keterbatasan fasilitas tempat tinggal bagi tenaga medis.
"Kami punya dua tempat bangunan tempat tinggal dokter, namun kondisinya rusak berat, dan sedang kami pertimbangkan untuk diperbaiki," jelas Ardiansyah.
(TribunGorontalo.com/Efriet Mukmin)