Kamis, 12 Maret 2026

Berita Viral

Pekerja di Sirkus Taman Safari Ungkap Penganiayaan, Pernah Diseterum hingga Makan Kotoran

Pekerja di Sirkus Taman Safari menceritakan kejadian buruk yang dialaminya Sebagai pekerja, mereka selalu menuruti apa permintaan dan perkataan dari

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Pekerja di Sirkus Taman Safari Ungkap Penganiayaan, Pernah Diseterum hingga Makan Kotoran
Tribunnews/Jeprima/KOMPAS.COM /KIKI SAFITRI
KEKERASAN PEMAIN SIRKUS - Petugas menggelar atraksi untuk menarik perhatian para pengunjung wisata Taman Safari Indonesia, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, (22/8/2020) dan Para mantan pemain Pemain Oriental Circus Indonesia Taman Safari. Sejumlah perempuan mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) menguak kisah kelam selama puluhan tahun menjadi pemain sirkus yang beratraksi di berbagai tempat, termasuk di Taman Safari Indonesia. 

Saat beranjak dewasa, Butet mengaku menyerahkan Fifi untuk diasuh orang lain lantaran belum memiliki kehidupan yang layak.

Butet Alami Siksaan, Disuruh Makan Kotoran

Baca juga: Hanya Karena Pulang 1 Menit Lebih Awal, Pegawai di China Dipecat Meski Sudah Kerja 3 Tahun

Selama berlatih dan menjadi pemain sirkus di tempat hiburan itu, Butet mengaku sering mendapatkan perlakuan kasar.

Ia bahkan diperlakukan bak hewan yang dipasung.

“Kalau main saat show tidak bagus, saya dipukuli. Pernah dirantai pakai rantai gajah di kaki, bahkan untuk buang air saja saya kesulitan,” kata Butet. 

Tak hanya itu, penyiksaan tidak ada habisnya bagi Butet, ia juga tetap dipaksa tampil ketika sedang mengandung.

Setelah melahirkan, dirinya kemudian dipisahkan dari sang anak. 

“Saat hamil pun saya dipaksa tetap tampil. Setelah melahirkan, saya dipisahkan dari anak saya, saya tidak bisa menyusui."

"Saya juga pernah dijejali kotoran gajah hanya karena ketahuan mengambil daging empal,” ungkap Butet sambil menahan tangis. 

Baca juga: Evakuasi Korban KKN UNG di Desa Dunggilata Gorontalo Selesai, Rektor: Terima Kasih Atas Bantuannya

Butet pun mengungkapkan bahwa selama hidupnya ia tidak pernah mengetahui identitas aslinya, baik itu nama, keluarga, dan usia karena sudah ditempa sebagai pemain sirkus sejak kecil.

Tanggapan Taman Safari

Pihak Taman Safari Indonesia Group buka suara terkait dugaan kasus kekerasan yang dialami eks pemain sirkus.

Taman Safari menegaskan tidak terlibat dalam permasalahan eks pemain sirkus tersebut.

Head of Media and Digital Taman Safari Indonesia Group Finky Santika mengatakan, Taman Safari juga tidak pernah memiliki hubungan bisnis dengan para mantan pemain sirkus tersebut.

“Taman Safari Indonesia Group sebagai perusahaan ingin menegaskan bahwa kami tidak memiliki keterkaitan, hubungan bisnis, maupun keterlibatan hukum dengan eks pemain sirkus yang disebutkan,” kata Finky dalam keterangan yang dikutip dari Kompas.com, Rabu (16/4/2025).

Baca juga: 5 Fakta Kasus Pengobatan Sesat di Ilotidea Kabupaten Gorontalo, Anak-anak jadi Tumbal

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved