Mahasiswa UNG Hanyut
UNG Bakal Beri Bantuan kepada Mahasiswa yang Terseret Sungai, Termasuk Rehabilitasi Korban
Universitas Negeri Gorontalo menyiapkan rehabilitasi bagi korban mahasiswa jurusan Geologi yang terseret arus sungai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sfdhgwrtyjryj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyiapkan segala bantuan termasuk rehabilitasi bagi korban mahasiswa jurusan Geologi yang terseret arus sungai.
Hal itu disampaikan Eduart Wolok, Rektor UNG pasca mengetahui ada mahasiswanya yang menjadi korban dalam kejadian itu.
“UNG menyiapkan bantuan dalam penanganan korban termasuk melakukan rehabilitasi bagi korban luka dan trauma," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Selain itu, rektor pun terus berkoordinasi dengan Tim SAR untuk update terbaru dari mahasiswa yang belum terevakuasi.
Baca juga: Daftar Nama 7 Mahasiswa Jurusan Geologi UNG yang Selamat usai Terseret Arus Sungai
Diketahui masih ada lima mahasiswa yang belum terevakuasi oleh Tim SAR.
"UNG terus berkoordinasi dengan tim SAR untuk update berbagai perkembangan di lapangan,” lanjutnya.
Tak lupa pula Rektor UNG turut mengucapkan belasungkawa atas kejadian yang menimpa 10 mahasiswa KKN teknik Geologi.
Sebelumnya diberitakan, Sebanyak 10 orang mahasiswa jurusan UNG terseret arus sungai.
Baca juga: Fakta-fakta 10 Mahasiswa UNG Gorontalo Diterjang Air Bah di Pegunungan Bulawa: 7 Selamat 3 Tewas
Kejadian itu terjadi di Sungai Bulawo, Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Selasa (15/4/2025).
Tiga mahasiswa UNG yang meninggal dunia akibat terseret arus sungai di Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing, Rabu (16/4/2024).
Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango, Achril Y Babyonggo saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com pagi ini via telepon.
Ia menyebut bahwa proses pemulangan jenazah dilakukan segera setelah evakuasi dari lokasi kejadian.
Baca juga: UNG Bakal Beri Bantuan kepada Mahasiswa yang Terseret Sungai, Termasuk Rehabilitasi Korban
“Begitu dievakuasi dari lokasi, beberapa jam setelahnya langsung dibawa ke kampung halaman masing-masing,” kata Achril saat dikonfirmasi, Rabu (16/4/2025).
Adapun identitas tiga mahasiswa yang meninggal dunia adalah:
1.Alfateha Ahdania Ahmadi – asal Ratatotok, Sulawesi Utara
2.Sri Maghfira Mamonto – asal Inobonto, Sulawesi Utara
3.Regina Malaka – asal Buntulia, Pohuwato
Diketahui, jenazah Regina telah tiba di Buntulia, Pohuwato, dan disemayamkan di rumah duka.
Baca juga: Identitas 10 Mahasiswa KKN UNG Gorontalo Diterjang Banjir saat Penelitian, 3 Meninggal 2 Asal Sulut
Sementara dua jenazah lainnya dari Sulawesi Utara belum dipastikan apakah telah tiba, namun menurut Achril, besar kemungkinan sudah sampai.
Achril juga memastikan bahwa operasi pencarian dan evakuasi telah resmi ditutup pada Rabu pagi setelah seluruh mahasiswa berhasil dievakuasi dari lokasi.
“Lokasinya sangat sulit. Mereka berada di puncak, dan waktu kejadian, air sangat deras,” jelas Achril.
Insiden tragis ini menimpa 10 mahasiswa Jurusan Teknik Geologi UNG yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan melakukan penelitian pemetaan di wilayah pegunungan Bulawa.
Dari sepuluh orang tersebut, tujuh berhasil selamat, dua di antaranya mengalami luka-luka. Berikut daftar mahasiswa selamat yang telah berhasil dievakuasi:
Baca juga: UPDATE Terbaru! Total 3 Mahasiswi KKN Gorontalo Jurusan Teknik Geologi UNG Meninggal
1.Fiqri Fariz K. Pakaya – Kuala Besar, Paleleh, Sulawesi Tengah
2.Risman Ahmad – Taliabu
3.Sukirman Satar – Kambani, Sulawesi Tengah
4.Nirmawati Musa – Buntulia, Pohuwato
5.Lisda B. Laindjong – Dutuno, Buol, Sulawesi Tengah
6.Ahmad Firli Aprilio Mamonto – Upay, Kotamobagu
7.Alif Rahmat Sandhi – Isimu, Gorontalo
Beberapa dari mahasiswa ini dilaporkan telah dibawa ke RS Aloe Saboe dan RS Toto, Kota Gorontalo, untuk menjalani perawatan medis dan observasi pasca trauma.
Pihak kampus, pemerintah daerah, serta masyarakat terus memberikan dukungan moral dan logistik kepada para korban dan keluarga yang terdampak tragedi ini. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.