Remaja Gorontalo Jatuh di Jembatan
Keluarga Bantah Tudingan Salsabilah Ibrahim Minum Miras sebelum Jatuh di Jembatan Potanga Gorontalo
Pihak keluarga Salsabilah Ibrahim (17) membantah tudingan yang menyudutkan korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/keluarga-Salsabilah-Ibrahim.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Pihak keluarga Salsabilah Ibrahim (17) membantah tudingan yang menyudutkan korban.
Sebelumnya Salsabilah disinyalir ikut pesta minuman keras (miras) bersama teman-temannya sebelum dinyatakan hilang pada Senin (14/4/2025) dini hari Wita.
Saat dikonfirmasi, Marten Abdullah selaku sepupu Salsabilah, mengatakan korban dikenal lebih sering di rumah.
“Orangnya biasa saja, tidak banyak berinteraksi. Dia lebih sering di rumah,” ujar Marten kepada TribunGorontalo.com, Senin (14/4/2025).
Sementara itu, nenek Salsabillah mengaku terpukul dengan tudingan yang menyudutkan cucunya tersebut.
“Dia (Salsabilahh) sangat cantik dan sosok pendiam. Tidak benar itu kalau ada yang bilang dia minum-minuman. Dia bukan anak seperti itu,” ucapnya sembari menyeka air mata.
Sebelumnya, keluarga Salsabilah Ibrahim menaruh curiga korban dibunuh oleh pacarnya.
Sebelum dikabarkan jatuh di Jembatan Potanga, Salsa disebut tidak memiliki masalah dengan keluarga.
"Ada baik-baik di rumah, tidak ada masalah," kata Marten kepada TribunGorontalo.com, Senin (14/4/2025).
Salsa dikenal sebagai sosok pendiam dan penurut.
Marten Abdullah selaku sepupu korban, mengatakan Salsa dijemput pacarnya sebelum kejadian.
Adanya informasi jika Salsa telah mengonsumsi miras langsung ditepis Marten.
Pihak keluarga justru merasa janggal dengan keterangan pacar Salsa.
"Dia dibunuh itu, tidak mungkin terpeleset jatuh," ujar nenek Salsa sambil sesenggukan.
Di sisi lain, Kapolsek Kota Barat AKP Pomil Montu, belum dapat memastikan adanya dugaan pembunuhan.