Sabtu, 7 Maret 2026

Mahasiswa UNG Hanyut

5 Mahasiswa KKN Gorontalo Teknik Geologi UNG Sudah Dievakuasi dari Pegunungan Bulawa

Enam mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dari Jurusan Teknik Geologi dilaporkan masih terjebak di kawasan pegunungan Desa Dunggilata, hingga

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 5 Mahasiswa KKN Gorontalo Teknik Geologi UNG Sudah Dievakuasi dari Pegunungan Bulawa
Google Earth
PEGUNUNGAN DUNGGALITA -- Sebanyak 5 mahasiswa dikabarkan sudah dievakuasi dari pegunungan Desa Dunggalita, Kecamatan Bulawa, Bone Bolango, Gorontalo, Selasa (15/4/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Lima mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dari Jurusan Teknik Geologi dilaporkan dievakuasi dari kawasan pegunungan Desa Dunggilata, hingga Selasa malam (15/4/2025) pukul 23.00 Wita. 

Sebelumnya para mahasiswa ini terseret arus Sungai besar di Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo dan sempat terpisah.

Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNG, Fitryane Lihawa, sebelumnya menjelaskan lima mahasiswa ini masih belum bisa dievakuasi.

Namun setelah dikonfirmasi kembali ke tim SAR, kelima mahasiwa ini sudah berhasil dievakuasi. 

Baca juga: Penjelasan UNG Soal Peristiwa Mahasiswa KKN Diterjang Banjir di Bulawa: 2 Meninggal, 1 Masih Hilang

Perlu diketahui insiden ini terjadi saat sepuluh mahasiswa tengah melakukan kegiatan pemetaan dan survei geologi di sekitar sumber air panas dan lokasi tambang di wilayah tersebut.

Rosbin Pakaya, Kepala Pusat KKN LPPM UNG, menjelaskan bahwa para mahasiswa memulai kegiatan lapangan sejak pukul 10.00 Wita. 

Setelah selesai melakukan pemetaan, mereka turun dari gunung sekitar pukul 15.00 hingga 16.00 Wita.

Namun dalam perjalanan turun, rombongan mahasiswa tiba-tiba dihantam banjir bandang.

"Tiba-tiba ketika mereka turun itu ada air bah yang menghantam mereka. Mereka langsung terpisah, ada yang masih sempat berlindung di batu, ada juga yang langsung terseret arus," ujar Rosbin melalui video pernyataan resmi.

Akibat kejadian itu, dua mahasiswi meninggal dunia, satu mahasiswa dirawat di RSUD Tombulilato dalam kondisi sadar.

Hingga saat ini tim SAR gabungan dari BPBD, Basarnas, aparat desa, dan masyarakat setempat masih terus melakukan upaya evakuasi.

Proses penyelamatan terhambat oleh medan yang sulit dan cuaca yang tidak menentu.

Diketahui, jarak antara lokasi kejadian dengan RSUD Tombulilato yang menjadi rumah sakit rujukan evakuasi sekitar sembilan kilometer.

Sebelumnya diketahui, musibah menimpa sepuluh mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) saat menyeberangi Sungai Bulawa di Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (15/4/2025).

Dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara lainnya masih dalam proses evakuasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved