Kades Pukuli Warga

Polisi Gorontalo Selidiki Kasus Dugaan Kades Buhu Aniaya Warga di Kantor Desa

Kasus dugaan Kepala Desa (Kades) Buhu menganiaya warga kini dalam penyelidikan polisi.

Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
KADES PUKULI WARGA - Potret Polsek Telaga. Pihak kepolisian kini menyelidiki kasus dugaan Kepala Desa (Kades) Buhu menganiaya warganya sendiri. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga). 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kasus dugaan Kepala Desa (Kades) Buhu menganiaya warga kini dalam penyelidikan polisi.

Insiden pemukulan sebelummya dilaporkan oleh keluarga Danial Hasan ke Polsek Telaga pada Jumat (4/4/2025).

"Pihak polsek telah menerima laporan dan kami dari Polsek Telaga telah membuat laporan polisi," kata Wakil Kapolsek Telaga, Ipda Darmawan, saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Senin (14/4/2025).

"Untuk para saksi-saksi dan korban kami sudah periksa," tambahnya.

Saat ini terduga pelaku belum dipanggil ke kantor polisi.

"Kalau terduga pelaku secepatnya kami akan berikan undangan," terangnya.

Awal kejadian

KADES PUKULI WARGA - Kolase foto Kades Buhu Mohammad Daud Adam dan Danial Hasan ayah Djakaria Hasan. Kades Buhu menganiaya warga pada Kamis (10/4/2025) malam.
KADES PUKULI WARGA - Kolase foto Kades Buhu Mohammad Daud Adam dan Danial Hasan ayah Djakaria Hasan. Kades Buhu menganiaya warga pada Kamis (10/4/2025) malam. (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Menurut keterangan Danial Hasan (56), ayah korban, kejadian bermula saat mereka diundang ke Kantor Desa Buhu, pada Kamis malam (3/4/2025).

"Saya dapat undangan di kantor desa untuk dilakukan mediasi atas satu permasalahan," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Jumat (11/4/2025).

Mediasi itu berjalan baik. Namun setelah pihak keluarga Danial akan berpamitan, Kades mengajak  kembali membicarakan terkait bantuan.

Di tengah-tengah pembicaraan, anak Danial (Djakaria) berteriak dari luar jendela.

Sehingga Kades naik pitam. Ia lantas mengejar Djakaria dan menggamparnya.

"Kades langsung keluar dari ruangannya ditanya siapa itu (yang berteriak). Anak saya menjawab, 'Saya Ayah (sebutan untuk Kades)'. Langsung dia (Mohammad Daud) pukul," tutur Danial.

Saat mendengar keributan di luar, Danial menyusul Kades. Ia melihat langsung Daud dipegang kepala dusun. Sementara Kades memukuli anaknya tersebut. 

Tak berhenti di situ, saat dipanggil ke dalam kantor desa. Djakaria kembali ditampar oleh Kades Buhu.

"Saat sudah di halaman, anak saya dipanggil ulang. Katanya agar meminta maaf, serta masuk di kantor desa untuk meminta maaf, kades pukul lagi," terangnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved