Pemkab Gorontalo
Bupati Gorontalo Temukan Kendaraan Dinas Mati Pajak dan Tak Terawat Padahal Anggaran Dipakai Rp 9 M
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi mengatakan pihaknya menemukan banyak kendaraan dinas telah mati pajak dan kurang perawatan.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sofyan-puhi-soal-kendaraan-dinas.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo melaksanakan apel membahas aset kendaraan dinas.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi mengatakan pihaknya menemukan banyak kendaraan dinas telah mati pajak dan kurang perawatan.
"Beberapa temuan hari ini kendaraan motor, banyak yang sudah mati pajaknya dan kurang memelihara kendaraan dengan baik," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (14/4/2025).
Selain itu, Sofyan menyebut ada temuan hibah dari Kementerian dan BUMN tidak disertai penyerahan dokumen.
"Itu akan ditindaklanjuti tapi itu belum tercatat di aset kita," ujarnya.
Pasalnya, anggaran yang dikeluarkan tahun lalu sebanyak Rp 9 miliar khusus kendaraan dinas.
"Setelah kita periksa di lapangan ternyata banyak sekali temuan itu," bebernya.
Oleh karena itu, Bupati Gorontalo akan memeriksa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan anggaran yang dikeluarkan tahun kemarin.
"Nanti kita teliti di setiap OPD itu tahun lalu mengajukan apa saja, nanti ketahuan Rp 9 miliar distribusi ke mana," terangnya.
Sofyan menyebut untuk tahun ini ada sebesar Rp 8 miliar untuk pendistribusian kendaraan dinas.
"Setiap tahun ada kalau tahun ini ada Rp 8 miliar, dan baru Rp 1 miliar yang cair, berarti masih ada Rp7 miliar," tegasnya.
Sejauh ini, kata Bupati Sofyan, dirinya belum mendapatkan informasi terkait kendaraan yang hilang atau sudah tidak terpakai.
"Kalau yang hilang saya belum tahu dan kami masih data dulu," katanya.
Sementara untuk kendaraan yang sudah tidak layak pakai dan tidak bisa dibawakan ke kantor bupati akan diminta untuk difotokan terlebih dahulu.
Baca juga: Keluarga Curiga Salsabilah Dibunuh Pacarnya, Warga Gorontalo Sempat Dengar Teriakan Minta Tolong
Baca juga: Keluarga Curiga Salsabilah Dibunuh Pacarnya, Warga Gorontalo Sempat Dengar Teriakan Minta Tolong
"Jika ada yang tidak layak pakai dan tidak bisa didatangkan ke sini, maka kami minta fotonya untuk bisa kita data kembali," tegasnya.