Berita Viral
Curhatan Seorang Ayah Panik Bawah Anak Tertusuk Paku, Malah Ditolak oleh Pihak Puskesmas Bekasi
Tampak dalam video viral tersebut, seorang pria membawa anaknya berobat setelah tertusuk paku. Namun petugas Puskesmas menolak melayani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Curhatan-Seorang-Ayah-djfhgvdfgvhdfvsd.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM-Beredar disosial media video seorang ayah yang mengeluh saat anaknya ditolak oleh pihak puskesmas di kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Tampak dalam video viral tersebut, seorang pria membawa anaknya berobat setelah tertusuk paku.
Namun petugas Puskesmas menolak melayani.
Puskesmas berdalih, pelayanan sudah tutup dan masih banyak antrean.
Akhirnya, ayah bernama Pramudia dibantu relawan membawa anaknya yang berusia tujuh tahun ke rumah sakit.
Adapun peristiwa ini diketahui terjadi di Puskesmas Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (9/4/2025).
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa seorang warga Buni Asih, Desa Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, tidak dapat berobat di Puskesmas yang dimaksud.
Baca juga: Pakar Ekspresi Menilai Emosi Lisa Mariana Bahas Soal Perselingkuhan Dengan Ridwan Kamil Tidak Real
Disebutkan bahwa pasien tidak memperoleh kartu antrean maupun surat rujukan, dan diarahkan langsung ke rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Alamsyah, langsung melakukan evaluasi terhadap pelayanan Puskesmas.
Alamsyah menyebut pihaknya langsung turun melakukan monitoring dan evaluasi.
Ia memastikan bahwa pasien telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Kabupaten Bekasi.
"Kita sudah evaluasi, pasien sudah ditangani RSUD Kabupaten Bekasi," kata Alamsyah, dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Bekasi.
Kepala Puskesmas Cikarang Utara, dr Novrizal, buka suara soal dugaan penolakan pasien di Puskesmas Cikarang Utara yang viral di media sosial.
Novrizal menyebut bahwa pasien datang pada pukul 20.37 WIB, dengan keluhan anaknya tertusuk paku.
Saat itu, masih ada sekitar 20 pasien lain yang menunggu pemeriksaan dokter.