Gorontalo Tinggalkan Bank SulutGo
3 Daerah Gorontalo Sepakat Tinggalkan Bank SulutGo, Tarik Investasi dan Pindahkan Kas Daerah
Sejumlah pemerintah daerah di Gorontalo menyatakan sikap tegas menarik seluruh dana mereka dari Bank SulutGo (BSG).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TINGGAGLKAN-BANK-SULUTGO-Tiga-wilayah-sepakat-tinggalkan-Bank-SulutGo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sejumlah pemerintah daerah di Gorontalo menyatakan sikap tegas menarik seluruh dana mereka dari Bank SulutGo (BSG).
Keputusan ini menyusul tidak adanya lagi perwakilan dari Gorontalo dalam susunan Dewan Komisaris hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 2025.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyebut langkah tersebut sebagai bentuk protes atas keputusan RUPS yang dianggap tidak mengakomodasi kepentingan pemegang saham dari Gorontalo.
"Berarti ini kan penghilangan orang Gorontalo di (jajaran) komisaris," ujar Sofyan kepada TribunGorontalo.com, Rabu (9/4/2025).
Baca juga: Bacaan Doa Pagi Hari Kamis, Ada Amalan Penghapus Dosa dan Pahala Setara Umrah
Sofyan menuturkan, keputusan RUPS diambil secara tertutup dan tidak memberi kesempatan bagi pihak Gorontalo untuk mengusulkan nama calon komisaris.
Menurut dia, belum ada agenda pembahasan nama dari Gorontalo, namun pimpinan rapat — Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus — langsung menyodorkan nama-nama baru tanpa ruang musyawarah.
Akibatnya, perwakilan dari Gorontalo melakukan walk out sebelum rapat selesai.
"Kita belum sampai di sana (tahapan pengusulan). Tapi tiba-tiba sudah ada nama. Kita coba minta masukan, tapi ditolak," tegasnya.
Bukan hanya Pemerintah Kabupaten Gorontalo, menurut Sofyan, Pemkab Boalemo dan Pemerintah Kota Gorontalo juga sudah menyatakan sikap yang sama menarik seluruh dana dari BSG, termasuk penyertaan modal.
"Ketika kita tidak dianggap maka kita bersepakat, kalau begitu kita tarik kita punya penyertaan modal," ujarnya.
Sofyan mengatakan, pihaknya kini menunggu sikap resmi dari Pemkab Bone Bolango, Pemkab Pohuwato, serta Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.
Namun ia memastikan, tiga daerah telah menyatakan komitmen bersama.
"Tapi intinya tiga (daerah) itu tadi sudah bersepakat," kata Sofyan.
Pihaknya akan menyiapkan proses administratif untuk penarikan dana, termasuk alokasi kas daerah yang masih tersimpan di Bank SulutGo.
Sikap Tegas Pemkot Gorontalo
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyebut bahwa pelaksanaan RUPS yang digelar tertutup di Kantor Pusat BSG, Manado, pada Rabu (9/4/2025), sama sekali tidak memberi ruang lobi untuk Gorontalo.
"Pelaksanaan RUPS tadi ini kita sebenarnya berharap ada perwakilan Gorontalo. Setelah makan siang sebenarnya akan dibangun lobi-lobi, tapi ternyata tidak ada penghargaan untuk Gorontalo," tegas Adhan.
Menurutnya, dari empat nama komisaris baru yang disahkan dalam RUPS, tidak satu pun berasal dari Gorontalo. Bahkan, ia menyebut sebagian dari mereka merupakan orang-orang dekat dari elite Sulawesi Utara.
"Empat pengganti itu tim sukses Gubernur Sulut, mantan bupati, bahkan ada keluarganya Kapolda. Jadi tidak ada peluang lagi untuk Gorontalo. Ini pelecehan untuk masyarakat Gorontalo," lanjut Adhan.
Sebagai bentuk sikap tegas, Adhan menegaskan akan menarik seluruh dana milik Pemkot Gorontalo dari Bank SulutGo, termasuk dana untuk pembayaran gaji ASN.
"Soal gaji, itu urusan teknis mereka, bukan urusan kami. Yang jelas uang di situ akan kami pindahkan, termasuk TPP. Ini bukan keputusan emosional, tapi karena memang tidak ada penghargaan bagi Gorontalo," kata dia.
Langkah ini menurutnya juga akan dikonsultasikan ke Kementerian Keuangan, untuk memastikan legalitas pemindahan dana yang menyangkut transfer pemerintah pusat ke daerah. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.