Sabtu, 7 Maret 2026

Berita Kabupaten Gorontalo

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Sampaikan LKPJ 2024, Realisasi PAD Rp 145 Miliar

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2024 di aula kantor DPRD Kabupaten Gorontalo

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Bupati Gorontalo Sofyan Puhi Sampaikan LKPJ 2024, Realisasi PAD Rp 145 Miliar
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
LAPORAN LKPJ - Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2024 di Aula DPRD Kabupaten Gorontalo, Selasa (8/4/2025). (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga) 

TRIBUNGORONTALO.COM – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2024 di aula kantor DPRD Kabupaten Gorontalo, Selasa (8/4/2025).

Diketahui LKPJ Bupati Gorontalo merupakan laporan keterangan pertanggungjawaban oleh bupati sebelumnya terhadap pelaksanaan APBD Kabupaten Gorontalo Tahun Anggaran 2024.

Sekadar informasi, pelaksanaan APBD Kabupaten Gorontalo tahun 2024 merupakan bagian dari pelaksanaan RPJMD Kabupaten Gorontalo Tahun 2021-2026. 

"Pencapaian sasaran pembangunan dan kinerja pelaksanan program kegiatan pada tahun anggaran 2024 menjadi bagian yang harus dipertanggungjawabkan," ungkap Sofyan di hadapan anggota legislatif dan eksekutif.

Sofyan menyebut pemaparan LKPJ ini untuk menegaskan komitmen terhadap akuntabilitas kinerja pemerintah daerah (Pemda) Gorontalo.

Baca juga: BREAKING NEWS: Nama-nama Calon Sekda Kabupaten Gorontalo, 13 Kandidat Sudah Mendaftar

Cakupan LKPJ Bupati Gorontalo tahun 2024 

1. Arah kebijakan umum Pemda Gorontalo.

2. Pengelolaan keuangan daerah.

3.penyelenggaraan urusan desentralisasi.

4. Penyelenggaraan tugas pembantuan, dan penyelenggaraan tugas umum pemerintahan.

Ia menerangkan untuk LKPJ akhir tahun anggaran 2024 disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gorontalo tahun 2024.

"Sudah banyak yang telah dicapai, meskipun harus disadari masih terdapat sejumlah persoalan yang harus dipecahkan," terangnya.

Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2024

Dijelaskan Sofyan bahwa realisasi pendapatan daerah Kabupaten Gorontalo Tahun 2024 sejumlah Rp. 1.423.115.112.987,49 atau sebesar 93,77 persen dari target APBD Perubahan tahun 2024. 

Sedangkan realisasi pendapatan daerah bersumber dari PAD sejumlah Rp. 145.096.849.938,49.

Dana Transfer sejumlah Rp. 1.273.740.338.120 , dan pendapatan daerah yang sah sejumlah Rp. 4.277.924.929.

"Realisasi PAD pada tahun anggaran 2024 sejumlah Rp. 145.096.849.938,49 atau sebesar 81.74 persen," ucapnya.

Kemudian untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sah adalah komponen PAD dengan kontribusi terbesar Rp.99.097.478.335,40 atau sebesar 68,30 persen dari total PAD. 

Kemudian untuk realisasi Pajak Daerah sejumlah Rp. 33.968.269.848,09 atau sebesar 23,41 persen dari target. 

Penerimaan retribusi daerah sejumlah Rp. 7.930.971.342 atau sebesar 5,47 persen dari target. 

"Realisasi penerimaan Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sejumlah Rp. 4.100.130.413 atau sebesar 2.83 persen dari target," tegasnya.

Selain itu terkait dengan Dana Alokasi Umum (DAU) katanya merupakan komponen penerimaan yang memiliki kontribusi terbesar terhadap total penerimaan Dana Perimbangan di Kabupaten Gorontalo sebesar 70,99 persen. 

"Realisasi penerimaan DAU sejumlah Rp. 736.430.850.408 atau sebesar 96,47 persen dari target," katanya.

Realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik sejumlah Rp. 165.980.816.705 atau sebesar 81.90 persen dari target. 

Realisasi penerimaan DAK fisik sejumlah Rp. 124.048.863.253 atau sebesar 98,19 persen dari target dan untuk realisasi dana bagi hasil sejumlah Rp. 10.880.725.000 atau sebesar 123,08 persen dari target 2024.

Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024

Adapun belanja daerah dianggarkan sebesar 1.536.147.818.867 dan dapat direalisasikan sebesar 1.349.884.679.554,22.

"Atau dikategorikan 87,87 persen," tuturnya.

Untuk belanja operasi pada APBD Induk tahun 2024 berjumlah Rp. 1.020.343.922.164, dan pada APBD perubahan berjumlah Rp. 1.090.575.330.941,70.

Sehingga yang terealisasi sebesar Rp. 950.285.278.911,22 dengan presentase 87,14 persen. dan kontribusi terhadap belanja daerah adalah 61,86 persen.

Belanja Modal pada APBD induk tahun 2024 berjumlah Rp. 171.132.788.450.00 dan pada APBD Perubahan Rp. 194.320.810.535,30.

Sementara terealisasi berjumlah Rp. 162.120.690.128,00 dengan presentase 83,43 persen dan kontribusi terhadap belanja daerah adalah 10,55 persen.

Untuk belanja tak terduga pada APBD Induk tahun 2024 Berjumlah Rp. 5.000.000.000 dan pada perubahan APBD 2024 berjumlah Rp. 4.000.000.000.

Terealisasi berjumlah Rp.2.637.540.000,00 dengan realisasi 65,94 persen dengan kontribusi terhadap belanja daerah 0,17 persen.

Belanja transfer pada APBD Induk 2024 berjumlah Rp. 233.285.472.875,00, dan belanja transfer pada perubahan APBD Rp. 247.251.677.390,00.

Realisasi berjumlah Rp. 234.841.170.515.00 dengan presentase 94,98 persen dan kontribusi terhadap belanja operasi berjumlah 15,29 persen.

 

(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved