Ketupat Gorontalo
Gara-gara Macet Parah di Yosonegoro Gorontalo, Dicky Kubur Keinginannya Melihat Karapan Sapi
Dicky Mohammad, seorang pengunjung yang ingin melihat karapan sapi di Lebaran Ketupat 2025 terpaksa harus mengubur keinginannya
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
TRIBUNGORNTALO.COM, Gorontalo -- Dicky Mohammad, seorang pengunjung yang ingin melihat karapan sapi di Lebaran Ketupat 2025 terpaksa harus mengubur keinginannya
Hal ini disebabkan oleh kemacetan parah disertai cuaca terik membuat rasa malas Dicky berhasil menguasai dirinya untuk melanjutkan perjalanan.
Baca juga: Sofyan Puhi, Bupati Gorontalo Dorong Pelestarian Perayaan Lebaran Ketupat di Desa Reksonegoro
"Sudah macet ditambah lagi panas, kemungkinan saya malas lanjutkan perjalanan," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (7/4/2025).
Kata Dicky sebetulnya dirinya tidak ingin keluar rumah saat Lebaran Ketupat.
Baca juga: Kronologi Detik-detik Peserta Lomba Karapan Sapi Jatuh Tersungkur, Penonton Lari Jauhi Arena
Namun mengingat setelah lebaran dirinya harus balik ke tanah rantauan, Dicky pun memanfaatkan momen ini sekadar untuk melihat karapan sapi.
Tak pernah terlintas di benak Dicky bahwa jalanan menuju lokasi karapan sapi ini akan macet parah.
"Karena saya sedikit lagi merantau jadi saya pergunakan waktu untuk jalan-jalan, tapi ternyata macet sekali," ujarnya.
Desa Yosonegoro, Kabupaten Gorontalo ini macet parah akibat antusias warga yang ingin merayakan Lebaran Ketupat.
Lokasi ini menjadi pusat kegiatan Lebaran Ketupat di Gorontalo.
Baca juga: Sampe Disorot Bupati, Ternyata Kebiasaan Ini yang Bikin Tradisi Ketupat Gorontalo Mulai Melenceng
Meski terik matahari tidak membuat semangat masyarakat pudar untuk silaturahmi ke sejumlah rumah.
Pantauan TribunGorontalo.com, Senin (7/4/2025) jumlah kendaraan di jalan ini mulai meningkat sekira pukul 07.00 Wita.
Terlebih jalan menuju ke Desa Yosenegoro Kecamatan Limboto Barat.
Terlihat sejumlah pihak kepolisian dibantu Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gorontalo nampak mengurangi kemacetan yang ada.
Agenda ini dilaksanakan pada pukul 07.00 Wita bertempat di Masjid Al-Muttaqin, Desa Yosonegoro.
Dibuka dengan doa puasa sunnah 6 syawal yang dibawakan oleh imam masjid dan dibuka dengan beduk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dstjrynsrjngj.jpg)