Minggu, 15 Maret 2026

Gebyar Ketupat Gorontalo

Ramaikan Tradisi Ketupat di Leato Selatan Gorontalo, Ada Balap Perahu Hingga Panjat Pisang

Warga Kelurahan Leato Selatan Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo sedang mempersiapkan lokasi gebyar ketupat, pada Sabtu (5/4/2025).

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Ramaikan Tradisi Ketupat di Leato Selatan Gorontalo, Ada Balap Perahu Hingga Panjat Pisang
TRIBUNGORONTALO/JEFRYPOTABUGA
GEBYAR KETUPAT - Warga Kelurahan Leato Selatan Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo sedang mempersiapkan lokasi gebyar ketupat, pada Sabtu (5/4/2025). Ramaikan Tradisi Ketupat di Leato Selatan Gorontalo, Ada Balap Perahu Hingga Panjat Pisang 

TRIBUNGORONTALO.COM-  Sejumlah kegiatan akan meramaikan Gebyar Ketupat di Kelurahan Leato Selatan Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Senin (07/05/2025).

Pantauan TribunGorontalo.com, warga Kelurahan Leato Selatan terus mempersiapkan lokasi pelaksanaan tradisi ketupat.

Anak-anak muda dan masyarakat umum bergotong-royong membangun panggung.

Ada yang mulai memasang umbul-umbul. Ada membersihkan di panggung utama dekat dengan pantai. Kaum wanita  meminta sumbangan bagi pengendara yang lewat.

Junaidi E Nani, panitia gebyar ketupat mengungkapkan terdapat empat inti kegiatan pada tradisi ketupat kali ini.

"Ada empat kegiatan inti, yaitu racing bahari, perahu dayung, perahu hias serta panjat pisang," ungkapnya kepada Tribun Gorontalo, Sabtu (5/4/2025).

Selain itu, kegiatan juga akan diisi dengan cukur kelapa, gendong istri dan penyerahan hadiah bagi pemenang.

Pendaftaran terbuka untuk umum itu tidak dipungut biaya apapun.

"Jadi ini akan dibuka langsung oleh bapak Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea," ujarnya.

Untuk teknis kegiatan, akan dimulai dengan karnaval perahu hias. Titik star di pantai Leato menuju ke area Talumolo.

"Kemudian putar, kemudian finish di pantai Leato lagi," ucapnya.

Lalu akan berlanjut dengan kegiatan perahu racing (balap perahu).

"Ini bukan seperti drag tapi seperti sirkuitnya ada lintasannya," bebernya.

Untuk biaya Festival berasal dari dana patungan panitia dan sponsor utama Wali Kota Gorontalo.

Kegiatan ini akan dimulai Senin pukul 09.00 Wita hingga malam.

Selain itu itu, para pengunjung  bisa makan secara cuma-cuma tanpa mengenal keluarga maupun kerabat.

"Kalau di sini hari raya ketupatnya seperti pada umumnya. Di mana warga Leato Selatan membuka rumahnya dengan menyediakan hidangan makan gratis," jelasnya.

Sementara untuk persiapan sendiri saat ini sudah masuk 80 persen, dan ditargetkan selesai pada Minggu (06/4/2025).

"Untuk persiapan sudah dari awal bulan Ramadan tapi untuk agenda seperti sudah kita laksanakan selama 25 tahun lamanya," tegasnya.

Gebyar Ketupat Bakal Picu Kemacetan

Sejumlah ruas jalan di Gorontalo diperkirakan akan mengalami kemacetan parah saat perayaan Tradisi Ketupat 2025.

Salah satu titik yang menjadi pusat perhatian adalah Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, yang direncanakan menjadi pusat kegiatan Gebyar Ketupat.

Erik Kaaba, Panitia Pelaksana mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mengatasi kemacetan di area tersebut.

"Kami sudah membahas soal antisipasi kemacetan di area ini," ungkap Erik kepada Tribun Gorontalo, Sabtu (5/4/2025).

Menurut Erik, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di hari perayaan.

Jalur akan dibagi menjadi dua arah, di mana kendaraan dari Kota Gorontalo menuju Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) akan diarahkan masuk ke lorong pemukiman warga, tepat di pertigaan pusat kegiatan.

"Nanti di pertigaan ini, kendaraan dari arah Kota Gorontalo akan mengikuti jalur pemukiman warga," jelasnya.

Sementara itu, kendaraan dari arah Bolsel menuju Kota Gorontalo tetap akan melalui jalur utama Trans Sulawesi.

"Kalau dari arah Bolsel tetap mengikuti jalan Trans Sulawesi," tambah Erik.

Ia juga menuturkan bahwa rekayasa lalu lintas ini akan melibatkan panitia bersama Satlantas Polresta Gorontalo Kota dan TNI AU.

"Kami, pihak kepolisian, dan TNI akan turun bersama mengurai kemacetan," terangnya.

Untuk kenyamanan pengunjung, panitia telah menyiapkan area parkir di lapangan sepak bola yang terletak di bagian utara kawasan pemukiman warga.

"Lapangan ini cukup menampung ribuan pengunjung, ada juga beberapa lahan warga yang bisa digunakan," ujarnya. (*/Jefri)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved