Gebyar Ketupat Gorontalo
Ramaikan Tradisi Ketupat di Leato Selatan Gorontalo, Ada Balap Perahu Hingga Panjat Pisang
Warga Kelurahan Leato Selatan Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo sedang mempersiapkan lokasi gebyar ketupat, pada Sabtu (5/4/2025).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/lokasi-gebyar-ketupat-di-Leato-Selatan-99899.jpg)
Selain itu itu, para pengunjung bisa makan secara cuma-cuma tanpa mengenal keluarga maupun kerabat.
"Kalau di sini hari raya ketupatnya seperti pada umumnya. Di mana warga Leato Selatan membuka rumahnya dengan menyediakan hidangan makan gratis," jelasnya.
Sementara untuk persiapan sendiri saat ini sudah masuk 80 persen, dan ditargetkan selesai pada Minggu (06/4/2025).
"Untuk persiapan sudah dari awal bulan Ramadan tapi untuk agenda seperti sudah kita laksanakan selama 25 tahun lamanya," tegasnya.
Gebyar Ketupat Bakal Picu Kemacetan
Sejumlah ruas jalan di Gorontalo diperkirakan akan mengalami kemacetan parah saat perayaan Tradisi Ketupat 2025.
Salah satu titik yang menjadi pusat perhatian adalah Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, yang direncanakan menjadi pusat kegiatan Gebyar Ketupat.
Erik Kaaba, Panitia Pelaksana mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mengatasi kemacetan di area tersebut.
"Kami sudah membahas soal antisipasi kemacetan di area ini," ungkap Erik kepada Tribun Gorontalo, Sabtu (5/4/2025).
Menurut Erik, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di hari perayaan.
Jalur akan dibagi menjadi dua arah, di mana kendaraan dari Kota Gorontalo menuju Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) akan diarahkan masuk ke lorong pemukiman warga, tepat di pertigaan pusat kegiatan.
"Nanti di pertigaan ini, kendaraan dari arah Kota Gorontalo akan mengikuti jalur pemukiman warga," jelasnya.
Sementara itu, kendaraan dari arah Bolsel menuju Kota Gorontalo tetap akan melalui jalur utama Trans Sulawesi.
"Kalau dari arah Bolsel tetap mengikuti jalan Trans Sulawesi," tambah Erik.
Ia juga menuturkan bahwa rekayasa lalu lintas ini akan melibatkan panitia bersama Satlantas Polresta Gorontalo Kota dan TNI AU.
"Kami, pihak kepolisian, dan TNI akan turun bersama mengurai kemacetan," terangnya.
Untuk kenyamanan pengunjung, panitia telah menyiapkan area parkir di lapangan sepak bola yang terletak di bagian utara kawasan pemukiman warga.
"Lapangan ini cukup menampung ribuan pengunjung, ada juga beberapa lahan warga yang bisa digunakan," ujarnya. (*/Jefri)