Selasa, 17 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Hadiri Halalbihalal, Fadel Muhammad Tawarkan Provinsi Gorontalo Jadi Lumbung Pangan Nasional

Gubernur pertama Gorontalo, Fadel Muhammad menawarkan gagasan menjadikan Provinsi Gorontalo menjadi lumbung pangan nasional

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Hadiri Halalbihalal, Fadel Muhammad Tawarkan Provinsi Gorontalo Jadi Lumbung Pangan Nasional
TRIBUNGORONTALO/ALDI PONGE
LUMBUNG PANGAN : Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat menyapaikan sambutan di acara Halalbihalal di Gedung Sumber Ria Kota Gorontalo pada Sabtu 5 April 2025. Mantan Gubernur Gorontalo yang juga Anggota DPD RI Dapil Gorontalo, Fadel Muhammad  menawarkan gagasan mengenai proyeksi lumbung pangan di Gorontalo. 

Pengalamannya menimba ilmu di ITB dan Universitas Gadja Mada (UGM) serta saat ini aktif menjadi pengajar di Universitas Brawijaya, menjadi dasar kuat mengapa idenya harus diperhitungkan. 

Dalam acara tersebut, Fadel memuji Gubernur Gusnar. Dia mengaku merasa bangga dan dekat dengan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail. Keduanya memang pernah bersama-sama memimpin Provinsi Gorontalo sebelum Fadel menjadi menteri dan Gusnar mengantikan posisi menjadi Gubernur.

Gubernur Gusnar Ismail Ajak Warga Gorontalo Saling Memaafkan Usai Pilkada 2024

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengimbau seluruh masyarakat untuk saling memaafkan setelah kontestasi Pilkada 2024.

Ajakan ini disampaikan saat Halalbihalal Gorontalo 2025 yang digelar di Ballroom Sumberia Gorontalo, Sabtu (5/4/2025).

Dalam sambutannya, Gusnar menilai bahwa Pilkada yang digelar pada akhir 2024 telah menyisakan polarisasi di tengah masyarakat.

"Diakui ataupun tidak, kontestasi politik ini mengakibatkan sedikit gesekan dan pengelompokan berbasis orientasi politik," ungkap Gusnar.

Untuk mereduksi dampak jangka panjang, Gusnar mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum Halalbihalal ini sebagai ajang saling memaafkan.

Ia juga mengajak warga Gorontalo melupakan segala gesekan politik yang sempat terjadi.

Baca juga: Harga Pangan di Pasar KTM Wonosari Gorontalo Masih Tinggi Pasca Lebaran, Ini Daftarnya

Lebih lanjut, Gusnar mengingatkan pentingnya membangun kolaborasi di tengah kondisi Gorontalo yang saat ini masih masuk kategori daerah tertinggal.

"Karena di depan kita ada peluang besar," imbuhnya.

Menurut Gusnar, peluang tersebut harus dimanfaatkan dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, pengelolaan birokrasi yang efektif, serta memanfaatkan potensi sumber daya alam (SDA) Gorontalo.

"Dengan pengelolaan SDM, SDA, dan birokrasi yang baik, bukan tidak mungkin Gorontalo bisa bangkit dari ketertinggalan," tandasnya.

Antusiasme Masyarakat di Halalbihalal Gorontalo 2025

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved