Sabtu, 7 Maret 2026

Hiu Paus Gorontalo

Speedboat EDU DIVE Masuk Zona Interaksi Hiu Paus Gorontalo, Driver Mengaku Diizinkan Pengelola

Sebab, perahu cepat itu memasuki zona interaksi hiu paus di perairan Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. 

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Speedboat EDU DIVE Masuk Zona Interaksi Hiu Paus Gorontalo, Driver Mengaku Diizinkan Pengelola
Fance Nento Pilot Drone
PENGUNJUNG -- Salah satu pengunjung tengah mengabadikan momen bersama hiu paus di perahu kaca, Minggu (19/1/2025) 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebuah speedboat bernama EDU DIVE diduga melanggar aturan konservasi Hius Paus.

Sebab, perahu cepat itu memasuki zona interaksi hiu paus di perairan Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. 

Insiden yang terjadi pada Kamis (3/4/2025) ini memicu protes dari pengelola wisata dan otoritas kelautan.

Speedboat tersebut tertangkap kamera berada di dalam zona larangan, yang seharusnya bebas dari kapal bermesin untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan hiu paus serta wisatawan.

Melihat pelanggaran ini, pengelola wisata langsung memberikan teguran keras menggunakan pengeras suara.

SPEEDBOAT -- Sebuah perahu cepat (speedboat) bertuliskan EDU DIVE diduga langgar aturan interaksi di kawasan Hiu Paus Gorontalo, Kamis (3/4/2025). Pengelola pun menegur keras pengemudi speedboat tersebut.
SPEEDBOAT -- Sebuah perahu cepat (speedboat) bertuliskan EDU DIVE diduga langgar aturan interaksi di kawasan Hiu Paus Gorontalo, Kamis (3/4/2025). Pengelola pun menegur keras pengemudi speedboat tersebut. (VideoPengelola)

Driver Mengaku Dapat Izin dari Pengelola

Saat dikonfirmasi, Facrusyah alias Erol, pengemudi speedboat EDU DIVE, membela diri dengan menyatakan bahwa dirinya tidak bertindak sendiri. 

Ia mengaku telah diizinkan oleh pihak pengelola untuk masuk ke zona interaksi hiu paus.

"Intinya kami diajak masuk oleh pengelola dan diteriaki oleh pengelola juga. Lantas siapa yang harus kami percaya?" kata Facrusyah.

Ia juga menyoroti bahwa bukan hanya speedboat miliknya yang berada di dalam zona interaksi, tetapi ada kapal bermesin lain yang juga masuk.

"Sudah ada perahu bermotor juga di dalam zona interaksi. Kenapa hanya kami yang dipermasalahkan?" tegasnya.

Pengelola Wisata: Kami Sudah Tegas Melarang

Wahab Matoka, pengelola wisata Hiu Paus Botubarani, menegaskan bahwa aturan yang berlaku melarang kapal bermesin memasuki zona interaksi demi menjaga kelangsungan ekosistem laut.

"Kami sudah berulang kali menegaskan bahwa speedboat atau kapal bermesin dilarang masuk ke zona interaksi. Namun, speedboat ini tetap melanggar," ujar Wahab kepada TribunGorontalo.com.

Atas insiden ini, pengelola mendapat teguran dari Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) karena dianggap lalai dalam pengawasan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved