Artis Meninggal Dunia

Profil Ray Sahetapy Aktor Legendaris Indonesia yang Meninggal Dunia, Berakting Lebih dari 4 Dekade

Ray Sahetapy meninggal dunia. Aktor kawakan film The Raid ini tutup usia pada Selasa (1/4/2025).

Editor: Fadri Kidjab
(Ira Gita/ Kompas.com)
ARTIS MENINGGAL DUNIA - Foto mendiang Ray Sahetapy semasa hidup. Ray Sahetapy meninggal dunia pada 1 April 2025. (Sumber Foto: Ira Gita/ Kompas.com) 

TRIBUNGORONTALO.COM – Ray Sahetapy meninggal dunia. Aktor kawakan film The Raid ini tutup usia pada Selasa (1/4/2025).

Melansir dari Kompas.com, Ray Sahetapy sempat menderita komplikasi penyakit. 

Hal ini disampaikan langsung oleh adik Ray Sehatapy, Charly Sehatapy.

Charly menyebut kakaknya mengalami komplikasi berawal dari diabates yang diidap Ray sejak 2017.

Kemudian, pria yang memiliki nama lengkap Farence Raymond Sahetapy mengalami stroke pada Juli 2023. 

Sebenarnya, Ray Sahetapy sudah dalam proses penyembuhan stroke, tetapi komplikasi penyakit terus berkembang hingga pria kelahiran 1957 ini tumbang dan meninggal di usia 68 tahun. 

Profil Ray Sahetapy 

Dikutip dari Wikipedia, Ray Sahetapy lahir 1 Januari 1957. Dia adalah salah satu aktor paling populer dan disegani di generasinya, sering memerankan pria kompleks dengan nuansa dan karakter yang dalam. 

Karier beraktingnya membentang lebih dari empat dekade, penampilannya yang mengesankan termasuk yang paling diapresiasi saat itu, dalam film-film drama seperti Ponirah Terpidana (1983), Tatkala Mimpi Berakhir (1987) dan Jangan Bilang Siapa-Siapa (1990).

Ia telah dinominasikan untuk Piala Citra di Festival Film Indonesia tujuh kali, enam di antaranya untuk Aktor Terbaik, dan memegang rekor nominasi terbanyak dalam kategori tersebut tanpa kemenangan.

Masa kecil

Masa kecilnya dihabiskan di Panti Asuhan Yatim Warga Indonesia, Surabaya.

Sejak remaja, Ray bercita-cita menjadi aktor. Demi mengejar impiannya, Ray meneruskan kuliah di Institut Kesenian Jakarta pada 1977, seangkatan dengan Deddy Mizwar dan Didik Nini Thowok.

Ia menikah dengan Dewi Yull pada tanggal 16 Juni 1981, tanpa restu dari orang tua Dewi, karena perbedaan agama (pada saat itu Dewi beragama Islam dan Ray beragama Kristen).

Kemudian, Ray memutuskan menjadi seorang mualaf pada tahun 1992.

Pasangan ini mempunyai empat orang anak, yakni Giscka Putri Agustina Sahetapy (1982—2010), Rama Putra Sahetapy (1992), Surya Sahetapy (1994), dan Muhammad Raya Sahetapy (2000).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved