Siaga Lebaran Gorontalo
13 Personil Damkar Kota Gorontalo Tak Ada Dapat Libur, Siaga Penuh Saat Lebaran Idul Fitri
Salah satu personil, Abdul Andri Timo menjelaskan hal tersebut kepada TribunGorontalo.com, Jumat (28/3/2025).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/LIBUR-LEBARAN-Abdul-Andri-Timo-Personil-Damkar-Kota-Gorontalo-Jumat-2832025.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sejumlah personil pemadaman kebakaran (Damkar) Kota Gorontalo, siaga di meja piket saat lebaran Idul Fitri 2025.
Salah satu personil, Abdul Andri Timo menjelaskan hal tersebut kepada TribunGorontalo.com, Jumat (28/3/2025).
"Kami memang tiap hari harus ada yang piket, tidak ada libur," ungkap Andri.
Menurutnya, pada setiap satuan emergency, tak ada namanya tanggal merah alias libur.
Rupanya ini bukan kali pertamanya merasakan nuansa lebaran di meja piket.
Baca juga: Dari Lampu Minyak ke LED, Apakah Tumbilotohe Kehilangan Jiwanya?
Bukan tanpa alasan, menurut Andri namanya musibah kebakaran tak mengenal tanggal dan momen.
Bahkan Andri mengungkapkan pernah terjadi kebakaran pada momentum Idul Fitri.
"Ada dan pernah kebakaran. Paling banyak adalah korsleting listrik," bebernya.
Sebagai informasi, personil Damkar Kota Gorontalo berjumlah tiga regu.
Setiap regu memiliki 13 personil, sehingga totalnya adakah 39 personil.
Setiap regu gantian jadwal piketnya tiap harinya. Pada momen lebaran (31 Maret 2025), itu adalah jadwal piket Andri dan 12 rekannya.
Hal ini bagi Andri lumrah dan sudah biasa. Pekerjaan yang ia lakoni selama kurang lebih 13 tahun ini menjadi tempatnya menghidupi keluarganya.
Baca juga: Ridwan Kamil Beri Tanggapan Usai Diisukan Jadi Selingkuhan Lisa Mariana hingga Isu Punya Anak
Sebenarnya kata Andri, tidak setiap lebaran jadwalnya piket.
Beberapa di antaranya Andri masih bisa berkumpul bersama keluarga.
"Kalau tahun ini bagian saya yang harus jaga dan siaga," pungkasnya.
Menjadi pelayan masyarakat bagi Andri adalah tugas mulia.
Kendati harus kehilangan momen hangat bersama keluarganya, namun menjamin keamanan dan keselamatan warga Kota Gorontalo dari kebakaran, menjadi tanggung jawab yang tidak kalah pentingnya.
Kapan Idulfitri 2025 Menurut Pemerintah?
Dalam data Kemenag, secara hisab atau perhitungan astronomi, ijtimak atau konjungsi terjadi pada 29 Maret 2025 jam 17.57.58 WIB.
Karenanya, berdasarkan data astronomi, saat terbenam matahari, posisi hilal berkisar antara minus tiga di Papua dan minus satu di Aceh.
Jika dilihat dari kriteria baru yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), maka hilal tersebut belum memenuhi syarat imkanur rukyat.
Sebagai informasi, imkanur rukyat dianggap memenuhi syarat apabila posisi hilal mencapai ketinggian 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.
Oleh sebab itu, lebaran Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah diprediksi akan jatuh pada 31 Maret 2025.
Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Abu Rokhmad mengatakan, meskipun hasil hisab menunjukkan hilal masih di bawah ufuk, proses rukyat tetap penting.
"Ada yang bertanya, kenapa harus repot-repot kalau sudah jelas hasilnya? Justru di sini letak tantangannya. Ini bukan soal hasil semata, tapi soal proses, soal pembuktian ilmiah, dan soal syiar Islam," ujar Abu Rokhmad, Kamis (27/3/2025), dikutip dari kemenag.go.id.
Menurutnya, sidang isbat bukan sekadar aktivitas seremonial, namun bukti kecintaan pada ilmu pengetahuan astronomi dan dedikasi dalam membuktikan akurasi hisab.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.