Berita Viral
Lansia di Semarang Terjebak Eceng Gondok di Rawa Pening Semarang Selama 15 Jam, Kini Dievakuasi
Seorang lansia di Semarang terjebak di eceng gondok selama 15 jam. Dirinya terjabak tanpa ada pertolongan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/fbhrdyjhm.jpg)
Sungai Bone Gorontalo Dipenuhi Eceng Gondok dan Jadi Tempat Buang Sampah
Sungai Bone dipenuhi eceng gondok dan jadi tempat buang sampah di wilayah Jalan Raja Eyato I, Kelurahan Biawo, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Amatan TribunGorontalo.com pada Kamis 11 April 2024, sampah-sampah itu menggunung di atas sungai tersebut dan dekat dengan pemukiman warga.
Bukan hanya itu, warga setempat juga memang dengan sengaja membuang sampah ke dalam sungai.
Baca juga: Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces Besok Jumat 28 Maret 2025: Cinta hingga Keuangan
Terlihat terdapat beberapa titik yang menjadi pusat pembuangan.
Bahkan terpantau pada siang hari, ada sampah yang dibakar warga di pinggir sungai.
Mayoritas sampah yang ada di sungai tersebut adalah sampah plastik, yakni botol-botol air mineral berukuran besar.
Persoalannya, ada sampah botol air mineral membutuhkan waktu yang begitu lama untuk terurai yakni sekitar 450 tahun.
Yakub Tolinggi, Warga setempat mengatakan fenomena sampah menggunung itu sudah sangat lama.
Baca juga: Jurnalis Juwita Korban Pembunuhan dan Tersangka Oknum TNI AL Disebut Mau Nikah Waktu Dekat
"Sudah lama itu dibiarkan begitu. Belum ada pergerakan sampai sekarang," ucap Yakub kepada TribunGorontalo.com, Kamis (11/4/2024).
Bukan hanya itu saja masalah yang ada di sungai tersebut. Eceng gondok juga menjadi momok yang membuat air sungai tidak tampak sama sekali.
Jika dilihat dari pintu air alias pumping yang terdapat di samping sungai, air berjalan cukup deras dari saluran
Hal ini sangat disayangkan mengingat wilayah ini cukup berdekatan dengan wilayah Kota Gorontalo.
Yakub menjelaskan kalau air sungai juga terlalu kecil, sehingga sampah dan eceng gondok tersebut tidak bisa hanyut.
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER : Lomba Langga dan Bunggo di Tumbilotohe - Alikusu Menyala di Dasar Laut
"Di ujung sungainya udah bercabang dua. Di sekitar Tamalate. Mangkanya tidak gerak," tambahnya.
Sementara itu mesin pumping (pintu air) tersebut juga tidak beroperasi. Dikarenakan aki mesin belum diganti.
Sementara pemandangan di Jembatan Emben, Jalan Hi A R Konio, Kelurahan Biawao, terlihat cukup bersih dari sampah.
Dari jembatan itu juga terpantau jika eceng gondok cukup banyak, namun tidak sebanyak di bagian Jalan Raja Eyato (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com