Berita Viral
Dua Kelompok Remaja di Jakarta Barat Tawuran, Saling Serang Pakai Petasan hingga Sebabkan Kemacetan
Dilansir dari Kompas.com, Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Aprino Tamara mengatakan petugas sedang melacak pelat nomor motor yang digunakan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/asdfheryjnh.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Dua remaja di Jakarta Barat saling serang pakai petasan.
Belum diketahui penyebab antar dua kelompok saling serang.
Namun hingga saat ini polisi masih menyelidiki latar belakang aksi tawuran ini hingga menyebabkan kemacetan.
Dilansir dari Kompas.com, Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Aprino Tamara mengatakan petugas sedang melacak pelat nomor motor yang digunakan remaja saat tawuran tersebut.
Baca juga: Ramalan Zodiak Cancer, Leo, Virgo Selasa, 25 Maret 2025: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan
"Masih kami dalami dulu, kami tonton videonya, mudah-mudahan dari situ ada yang bisa kami deteksi pelat nomornya (motor para pelaku)," ungkap AKP Aprino Tamara di Jakarta, Senin (24/3/2025).
Dalam video viral di Instagram @infojakbar24, tampak para remaja itu berkonvoi sambil membawa bendera kelompoknya, saling serang menggunakan kayu dan petasan.
Namun, hingga kini, polisi belum menerima laporan adanya korban luka dari masyarakat.
Baca juga: Ramalan Zodiak Aries, Taurus, Gemini Selasa, 25 Maret 2025: Cinta, Karir, Kesehatan, Keuangan
"Tetap diselidiki dan hingga saat ini belum ada yang kami tangkap karena kejadiannya cepat. Mereka (bentrok) tak sampai dua menit," ujar dia.
Lebih lanjut, katanya, Jalan Kyai Tapa merupakan jalur lintas pengendara sepeda motor dari arah Tangerang, Banten dan Jakarta Pusat.
Karena itu, tambahnya, polisi juga belum dapat mengonfirmasi bahwa para remaja itu berasal dari Jakarta Barat.
"Kami masih dalami, mereka datang dari arah mana. Mereka datang berkonvoi," katanya.
Baca juga: Horoskop Zodiak Virgo dan Scorpio Besok, Selasa 25 Maret 2025: Cinta, Kesehatan, Karier
Kasus Lain: Kesal Tak Dikasih Uang, KKB di Papua Bakar 6 Guru Hidup-hidup Beserta Sekolah
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua membunuh enam orang guru.
Tak hanya menghilangkan nyaw, tapi rumah beserta sekolah pun ikut dibakar.
Hal itu dilakukan oleh KKB karena kesal tak diberi uang.