Minggu, 8 Maret 2026

Ramadan 2025

Pengusaha di Telaga Gorontalo Produksi 40 Ribu Toples Kue Kering, Dikirim ke Daerah Tetangga

Usaha rumahan yang diberi nama UD Fermiland Jaya ini terus berkembang dan kini mengirimkan produknya ke berbagai daerah, termasuk Bitung dan Kotamobag

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pengusaha di Telaga Gorontalo Produksi 40 Ribu Toples Kue Kering, Dikirim ke Daerah Tetangga
FOTO: Moh Ziad Adam
KUE KERING - Owner UD Fermiland Jaya, Dolin Lasoma, saat diwawancarai mengenai perjalanan bisnisnya di bidang produksi kue kering di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Rabu (21/3/2025). Usaha yang telah berdiri sejak 1994 ini terus berkembang dan menjadi rumah produksi kue terbesar di wilayah tersebut, dengan pemasaran hingga ke berbagai kota besar seperti Bitung, Palu, Kotamobagu, dan Makassar. 

Penulis: Moh Ziad Adam, Mahasiswa Magang Ilmu Komunikasi UNG

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Seorang pengusaha di Telaga Biru, Gorontalo, berhasil memproduksi hingga 40 ribu toples kue kering untuk memenuhi permintaan menjelang Ramadan dan Lebaran Idul Fitri 1446 H. 

Usaha rumahan yang diberi nama UD Fermiland Jaya ini terus berkembang dan kini mengirimkan produknya ke berbagai daerah, termasuk Bitung dan Kotamobagu di Sulawesi Utara (Sulut), serta Palu di Sulawesi Tengah (Sulteng), dan Makassar di Sulawesi Selatan.

Dolin Lasoma, pemilik usaha ini, mengungkapkan bahwa produksi meningkat drastis dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Ada 28 Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2025 di Gorontalo, 2.545 Personel Polisi Dikerahkan 

“Kalau sebelum puasa kami produksi sekitar 200 toples per hari, tapi sekarang permintaan semakin tinggi, bahkan untuk pesanan dari Kotamobagu saja, semalam kami mengirim 2 ribu toples,” ujar Dolin, Jumat (21/3/2025).

Produk unggulan UD Fermiland Jaya meliputi berbagai jenis kacang-kacangan seperti Kacang Keong, Kacang Telur, dan Kacang Potong, serta aneka kue kering.

Ada di antaranya Kurma, Rambutan, Batang Macis, Cokelat Mente, Spekulasi, Nastar, hingga Akar Kelapa yang baru dirilis tahun ini.

Harga yang ditawarkan pun cukup kompetitif, dengan kue kering seharga Rp150 ribu per toples dan grosir kacang mulai dari Rp40 ribu hingga Rp75 ribu.

Dolin menjelaskan bahwa usahanya telah beroperasi sejak 1994 dan semakin berkembang setelah pindah ke lokasi produksi yang lebih luas pada 2015.

Baca juga: Siap 24 Jam! Posko Mudik Gorontalo Hadir di Bandara, Pelabuhan, dan Terminal

Kini, dengan 54 karyawan yang bekerja dalam dua shift, produksi berjalan tanpa henti untuk memenuhi lonjakan permintaan pasar.

Meski demikian, Dolin mengakui masih ada kendala yang dihadapi, terutama dalam hal ketersediaan bahan baku.

“Kalau untuk kendala mungkin di bahan baku, karena kadang sulit didapat,” ungkapnya.

Namun, dengan strategi pemasaran melalui Facebook dan WhatsApp, produk UD Fermiland Jaya terus diminati pelanggan dari berbagai daerah.

Cerita Penjual Kue Kering di Kota Gorontalo Jelang Lebaran Idulfitri

 

Anton Baruadi, penjual kue kering di Pasar Sentral Kota Gorontalo
Anton Baruadi, penjual kue kering di Pasar Sentral Kota Gorontalo(TRIBUNGORONTALO/ANDIKAMACHMUD)

 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved