Kultum Ramadan 2025
Kultum Ramadan, Nassar Said Subetan - Nuzulul Qur'an dan Mengaplikasikan Ajaran Nya di Kehidupan
Kultum ini mengajak jamaah untuk merenungi peristiwa turunnya Al-Qur’an dan mengaplikasikan ajaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Minarti Mansombo
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dalam rangkaian Kultum Ramadan (Kurma) mahasiswa Ilmu Hadis, IAIN Sultan Amai Gorontalo, Nassar Said Subetan, membawakan tausiyah bertajuk "Nuzulul Quran".
Diketahui sebanyak 30 Mahasiswa Ilmu Hadits IAIN Sultan Amai Gorontalo bekerja sama dengan TribunGorontalo.com dalam program Kultum Ramadan.
Program tersebut akan tayang di media sosial YouTube dan Facebook TribunGorontalo.com setiap pukul 17.00 Wita.
Kultum ini mengajak jamaah untuk merenungi peristiwa turunnya Al-Qur’an dan mengaplikasikan ajaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
"Ramadan adalah bulan yang sangat spesial, bulan yang dirindukan oleh semua makhluk ciptaan Allah, terutama umat Islam," ungkapnya
"Kemuliaan Ramadan bukan hanya karena ibadah puasa, tetapi juga karena pada bulan inilah Allah SWT menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi seluruh manusia," ujar Nassar mengawali kultumnya.
Ia kemudian mengutip firman Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 185:
Baca juga: Ramalan Shio Kuda, Kambing, dan Monyet Kamis 20 Maret 2025
"Syahru Ramadhanalladzi unzila fihil Qur’an hudan lin-nasi wa bayyinātim minal-hudā wal-furqān,"
Artinya, "Bulan Ramadan adalah bulan yang didalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil).”
Dalam kultumnya, Nassar menekankan bahwa manusia diciptakan oleh Allah tidak lain untuk beribadah kepada-Nya.
Namun, agar ibadah tersebut diterima, manusia harus mengikuti aturan yang telah digariskan dalam Al-Qur’an dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
"Al-Qur’an bukan hanya untuk orang Islam, melainkan untuk seluruh manusia. Jika kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, maka insyaAllah kita akan meraih kemuliaan, keselamatan, dan kebahagiaan," jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa peristiwa turunnya Al-Qur’an bukanlah hal yang terjadi begitu saja. Rasulullah SAW harus melalui perjuangan dan usaha luar biasa dalam menyampaikan wahyu ini kepada umatnya
Oleh karena itu, sebagai generasi muda, ia mengajak untuk tidak sekadar membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan isinya.
"Membaca Al-Qur’an adalah ibadah, memahami maknanya adalah ibadah, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari adalah ibadah yang lebih besar. Mari kita jadikan Al-Qur’an bukan sekedar bacaan di bulan Ramadan, tetapi sebagai pedoman dalam setiap langkah hidup kita," serunya.