Rabu, 4 Maret 2026

Ramadan 2025

Dari Panada hingga Biapong Goreng, Takjil Favorit di Gorontalo saat Ramadan

Setiap tahunnya, saat bulan suci tiba, Ayin, seorang wanita berusia 45 tahun, kembali membuka lapaknya di teras rumah makannya yang kosong.

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Dari Panada hingga Biapong Goreng, Takjil Favorit di Gorontalo saat Ramadan
Putri Nadira
PENJUAL TAKJIL RAMADAN -- Penjual takjil di Gorontalo mencari cuan saat Ramadan. 

Reporter: Putri Nadira dan Ratna Dinda Abayi

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Bulan Ramadan selalu membawa berkah bagi banyak orang, termasuk para pedagang takjil yang menjajakan aneka makanan untuk berbuka puasa.

Di Gorontalo, suasana sore hari di sepanjang Jl Jaksa Agung Suprapto, Kota Selatan, selalu ramai dengan para pemburu takjil.

Di antara mereka, ada dua pedagang yang merasakan berkah Ramadan ini: Ayin dan Nur.

Setiap tahunnya, saat bulan suci tiba, Ayin, seorang wanita berusia 45 tahun, kembali membuka lapaknya di teras rumah makannya yang kosong.

Baca juga: Kondisi Jalan Rusak dan Licin di Desa Tolongio Gorontalo Utara jadi Ancaman

Ia menjual berbagai macam kue, baik buatan sendiri maupun titipan dari warga sekitar.

“Setiap hari saya jualan bermacam-macam kue, semua kue yang saya jual ada juga yang titipan orang,” ujar Ayin, Selasa (18/3/2025).

Berkat harga yang terjangkau dan kualitas kue yang lezat, dagangannya selalu habis menjelang magrib.

Tak jauh dari lapak Ayin, ada Nur yang setiap sore berjualan takjil di pinggir jalan yang berada di depan kantor Tribun Gorontalo. 

Baca juga: BMKG Sebut Curah Hujan di Gorontalo Masih Kategori Menengah, Warga Diminta Tetap Waspada!

Nur sebenarnya hanya menjaga tempat jualan milik tantenya, namun ia tetap merasakan berkah Ramadan.

Ia menjual aneka kue seperti panada, roti goreng (biapong goreng), dan berbagai jajanan khas lainnya.

Beberapa warga juga menitipkan dagangan mereka di lapaknya.

Baca juga: Harapan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Momen HUT ke-3 TribunGorontalo.com

Harga takjil yang dijual Nur pun beragam, tergantung jenis makanannya.

Mulai dari Rp5 ribu untuk empat potong hingga Rp5 ribu untuk tiga potong kue. Ia mulai berjualan sejak pukul 15.00 hingga selesai salat tarawih.

Bagi warga Gorontalo yang ingin mencicipi aneka takjil lezat, tak ada salahnya mampir ke lapak Ayin dan Nur.

Selain menikmati makanan khas Ramadan, kita juga ikut membantu para pedagang kecil yang mencari rezeki di bulan penuh berkah ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved