Breaking News
Minggu, 8 Maret 2026

Longsor Tenda Gorontalo

Sisa Material Longsor Masih Menutupi Jalan Kelurahan Tenda Gorontalo, Lalu LIntas Tersendat

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di lokasi masih mengalami kemacetan dari kedua arah. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah

Tayang:
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Sisa Material Longsor Masih Menutupi Jalan Kelurahan Tenda Gorontalo, Lalu LIntas Tersendat
FOTO: Jefri Potabuga, TribunGorontalo.com.
LONGSOR DI PABEAN--Sisa material pasir dikarenakan longsor masih menumpuk di jalan Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulothalangi, Kota Gorontalo, kenderaan masih sulit lintas area tersebut. 

Warga Belum Dapat Bantuan, Keluhkan Minimnya Respons Pemerintah

Ironisnya, meskipun sudah beberapa bulan berlalu, para warga mengaku belum mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Belum ada bantuan dari pemerintah untuk kami," ujar Surya.

Keluhan serupa disampaikan oleh Jumria Rauf, warga lainnya yang merasa bahwa pemerintah hanya fokus pada area tertentu.

"Jangan hanya bagian sebelah yang diperhatikan. Kami yang tinggal di dekat gunung juga mohon diperhatikan," katanya.

Ia menuding pemerintah hanya datang untuk mendokumentasikan kondisi di lokasi tanpa ada tindakan nyata.

"Mereka datang foto-foto, tapi tidak ada hasil. Selalu dibilang akan dirapatkan, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut," kesalnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, Tahir Laendeng, mengungkapkan bahwa longsor kali ini berdampak pada tiga titik.

"Titik pertama terdampak tujuh rumah, titik kedua empat rumah, dan titik ketiga tiga rumah," jelasnya.

Saat ini, sejumlah pihak terkait, termasuk pemerintah, TNI-Polri, serta masyarakat setempat, terus bekerja sama untuk membersihkan material yang menutupi akses jalan utama menuju pelelangan ikan.

"Saat ini satu alat berat masih bekerja membersihkan material yang menutup jalan," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di lokasi masih mengalami kemacetan dari kedua arah. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu lebih lama. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved