Jumat, 6 Maret 2026

Polisi Tewas Ditembak

Momen Dramatis Penangkapan Kopka Basar, Oknum TNI Terduga Pelaku Penembakan 3 Polisi di Lampung

Kopral Kepala (Kopka) Basar akhirnya ditangkap oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom).

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Momen Dramatis Penangkapan Kopka Basar, Oknum TNI Terduga Pelaku Penembakan 3 Polisi di Lampung
Tangkapan layar Facebook
POLISI TEWAS DITEMBAK - Tampang Kopka Basar, terduga pelaku penembakan 3 polisi di Lampung akhirnya ditangkap petugas tim gabungan pada Selasa (18/3/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kopral Kepala (Kopka) Basar akhirnya ditangkap oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom).

Kopka Basar diduga merupakan pelaku penembakan tiga polisi di Way Kanan, Provinsi Lampung.

Ia diamankan Denpom yang berkerja sama dengan Kodim Way Kanan dan Polres Way Kanan, pada Selasa (18/3/2025).

Detik-detik penangkapan Kopka Basar terekam dalam video amatir warga.

Video itu beredar viral di media sosial Facebook.

Kopka Basar tampak tenang ketika didatangi petugas. Ia juga sempat dirangkul oleh istri dan keluarganya.

Sejumlah anggota keluarga tak mampu membendung tangis. Mereka seakan tak menyangka didatangi petugas tim gabungan.

Petugas yang bertugas saat itu memberikan teguran tegas kepada keluarga yang berusaha menghalangi proses hukum.

Setelah diberikan penjelasan mengenai prosedur dan alasan penangkapan, keluarga akhirnya membiarkan aparat menjalankan tugasnya.

Kopka Basar pun berhasil diamankan tanpa cedera lebih lanjut, meskipun suasana di lokasi sempat memanas.

Berdasarkan informasi yang beredar, Kopka Basar diduga memiliki arena sabung ayam ilegal di Leter S, Register 44, Kampung Karang Manik.

Lokasi ini menjadi saksi bisu tragedi berdarah yang menewaskan tiga anggota kepolisian.

Arena sabung ayam tersebut diduga menjadi sumber pendapatan ilegal bagi Kopka Basar, yang juga diduga terlibat dalam jaringan perjudian ilegal di wilayah tersebut. 

Dalam video amatir yang beredar luas di media sosial, Kopka Basar terlihat mengenakan kaos bermotif loreng hijau dengan tangan terborgol di belakang.

Ia kemudian langsung dibawa ke Markas Kodim 0427 Way Kanan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Proses pemeriksaan ini dilakukan untuk mengungkap keterlibatan Kopka Basar dalam insiden penembakan, termasuk dugaan pelanggaran hukum lainnya yang mungkin dilakukan oleh oknum TNI ini.

Saat ini, penyidik tengah mendalami keterlibatan Kopka Basar dalam kasus ini.

Fokus penyelidikan tidak hanya pada perannya dalam penembakan, tetapi juga pada identitas pelaku utama lainnya yang mungkin terlibat.

Selain itu, penyidik juga berusaha mengungkap kepemilikan dan jenis senjata api yang digunakan dalam insiden tragis tersebut. 

Hal ini penting untuk memastikan akuntabilitas dan keadilan dalam proses hukum yang sedang berlangsung.

Kasus ini telah menimbulkan keprihatinan publik, terutama terkait dengan integritas dan disiplin anggota TNI.

Masyarakat menuntut transparansi dan keadilan dalam penanganan kasus ini, mengingat insiden tersebut melibatkan nyawa tiga anggota kepolisian yang gugur dalam menjalankan tugas. 

Pihak TNI sendiri telah menyatakan komitmennya untuk bekerja sama penuh dengan aparat penegak hukum guna mengungkap kebenaran dan memberikan sanksi tegas jika Kopka Basar terbukti bersalah.

Dengan penangkapan Kopka Basar, diharapkan proses hukum dapat berjalan lancar dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarga mereka.

Kasus ini juga diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, terutama dalam menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai aparat negara.

Baca juga: Detik-detik 3 Polisi Tewas Ditembak saat Razia Tempat Sabung Ayam, Pelaku Diduga Oknum TNI

Tiga Polisi Tewas

BAKU TEMBAK: Tiga anggota polisi di Way Kanan, Lampung dikabarkan meninggal dunia dalam sebuah insiden baku tembak dengan pelaku judi sabung ayam, Senin (17/3/2025). Salah satunya adalah Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto.
BAKU TEMBAK: Tiga anggota polisi di Way Kanan, Lampung dikabarkan meninggal dunia dalam sebuah insiden baku tembak dengan pelaku judi sabung ayam, Senin (17/3/2025). Salah satunya adalah Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto. (Istimewa)

Tragedi mengerikan terjadi saat aparat kepolisian melakukan penggerebekan arena sabung ayam di Kabupaten Way Kanan, Lampung. 

Tiga anggota kepolisian dilaporkan tewas dengan luka tembak di kepala.

Salah satu korban yang meninggal dunia adalah Kapolsek Negara Batin, Inspektur Satu (Iptu) Lusiyanto. 

Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Komisaris Besar (Kombes) Yuni Iswandari, mengonfirmasi informasi tersebut.

"Satu korban adalah Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto," kata Yuni saat dikonfirmasi Kompas.com pada Senin malam. 

Selain Iptu Lusiyanto, dua anggota lainnya yang turut gugur dalam insiden tersebut adalah Brigadir Kepala (Bripka) Petrus Apriyanto dan Brigadir Dua (Bripda) Ghalib Surya Ganta.

"Jenazah sedang dievakuasi untuk dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk diautopsi," imbuh Yuni.

"Kini Kapolda menuju TKP dan kita fokus mengamankan anggota yang lain."

Kejadian tragis ini telah menimbulkan duka mendalam bagi pihak keluarga dan institusi kepolisian.

Kronologi Kejadian

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian tragis tersebut berawal saat 17 personel gabungan Polres Way Kanan mendatangi arena judi sabung ayam.

Arena sabung ayam tersebut berlokasi di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, Senin (17/3/2025) sore.

Penggerebekan berlangsung pada Senin (17/3/2025) sekitar pukul 16.50 WIB.

Rencana penggerebekan tersebut dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi adanya aktivitas sabung ayam yang meresahkan warga.

Tim kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Negara Batin, Inspektur Satu (Iptu) Lusiyanto bergerak ke lokasi untuk melakukan penindakan.

Setidaknya ada 17 personel polisi yang ikut ke lokasi sabung ayam.

Namun, saat polisi tiba di arena sabung ayam, tiba-tiba muncul orang tak dikenal (OTD) yang langsung menyerang dengan tembakan ke arah polisi.

Menurut hasil pemeriksaan sementara, ketiga anggota kepolisian tersebut meninggal dunia dengan luka tembak di bagian kepala.

Akibatnya, 3 orang anggota polisi tewas di tempat, termasuk Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto.

Sementara pelaku langsung melarikan diri setelah melepaskan tembakan ke arah polisi.

Hingga saat ini, belum diketahui keberadaan pelaku.

Sedangkan korban, telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk diautopsi.

"Jenazah sedang dievakuasi untuk dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk diautopsi," imbuh Yuni. 

"Kini Kapolda menuju TKP dan kita fokus mengamankan anggota yang lain."

Kejadian tragis ini menambah catatan panjang mengenai risiko yang dihadapi oleh aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas mereka.

Terutama dalam memberantas praktik perjudian ilegal.

 

Artikel ini telah tayang di Tribuntrends.com dengan judul Wajah Kopka Basar, Oknum TNI Diduga Penembak 3 Polisi di Lampung, Penangkapan Diwarnai Ketegangan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved