Program SWAJARNYA
Dirlantas Polda Gorontalo Launching 'SWAJARNYA' untuk Tekan Angka Kecelakaan di Kalangan Pelajar
Program ini untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar serta meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PELUNCURAN-PROGRAM-Peluncuran-SWAJARNYA.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Gorontalo resmi meluncurkan program "SWAJARNYA" pada Rabu, 12 Maret 2025.
Program ini untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar serta meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.
Peluncuran dilakukan bersama Jasa Raharja, Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Gorontalo, serta Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo.
Program "SWAJARNYA" merupakan akronim dari Status WA Pelajar untuk Kampanye Keselamatan Lalu Lintas.
Baca juga: BRI Gorontalo Berbagi! Salurkan 500 Paket Sembako untuk Warga dan Panti Asuhan
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelajar dalam berlalu lintas serta memberikan pemahaman mendalam terkait pentingnya kepatuhan terhadap aturan jalan raya.
Peluncuran program ini dilakukan secara langsung oleh Dirlantas Polda Gorontalo, Kombes Pol Lukman Cahyono, di Aula Ditlantas Polda Gorontalo.
Acara tersebut turut didukung oleh Kepala Jasa Raharja Gorontalo, Eko Prasetyo, Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Rusli Wahjudewey Nusi, serta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Lukman Cahyono menegaskan bahwa kepatuhan berlalu lintas di kalangan pelajar harus menjadi perhatian bersama.
Ia menyoroti pentingnya edukasi sejak dini agar para pelajar memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan berkendara.
"Kami akan melakukan berbagai pendekatan edukatif dan penegakan aturan untuk memastikan keselamatan generasi muda kita di jalan," ujar Lukman.
Senada dengan itu, Kepala Jasa Raharja Gorontalo, Eko Prasetyo, menyampaikan bahwa program "SWAJARNYA" bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang sering melibatkan pelajar sebagai korban maupun pelaku.
Baca juga: Rp 20 Miliar Anggaran Perjalanan Dinas hingga Makan Minum Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dipotong
"Melalui program ini, kami ingin meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pelajar dalam berlalu lintas, sehingga dapat menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Rusli Wahjudewey Nusi, mengapresiasi inisiatif ini.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan SMA/SMK se-Provinsi Gorontalo guna menyukseskan program "SWAJARNYA", sehingga kesadaran berlalu lintas di kalangan pelajar dapat semakin meningkat.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro, menambahkan bahwa sinergi antara berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program ini.
"Kami akan terus mendukung dengan langkah-langkah strategis, termasuk meningkatkan pengawasan transportasi bagi pelajar dan memperbaiki fasilitas pendukung keselamatan lalu lintas," jelasnya.
Dengan diluncurkannya program ini, diharapkan angka kecelakaan di kalangan pelajar dapat ditekan secara signifikan.
Selain itu, kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat di Provinsi Gorontalo.
Program "SWAJARNYA" juga diharapkan menjadi contoh kampanye keselamatan lalu lintas yang efektif dan dapat diadopsi di daerah lain.
Sebagai bagian dari kampanye ini, para pelajar diimbau untuk menggunakan status WhatsApp mereka sebagai media edukasi keselamatan berkendara, dengan membagikan pesan-pesan positif terkait tertib lalu lintas.
Dengan edukasi yang konsisten dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kesadaran keselamatan berkendara dapat tertanam sejak dini, menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman bagi semua pengguna jalan.(*) Advertorial
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.