Korupsi Minyak Mentah Pertamina
Ahok Diperiksa Kejagung Hari Ini soal Kasus Korupsi Pertamina, Eks Komut: Saya Sangat Senang
Basuki Tjahaja Purnama atau dikenal Ahok hari ini akan diperiksa oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
TRIBUNGORONTALO.COM – Basuki Tjahaja Purnama atau dikenal Ahok hari ini akan diperiksa oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Eks Komisaris Utama PT Pertamina itu akan bersaksi perihal kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina.
Melansir dari KompasTV, Ahok tiba pada pukul 08.23 WIB. Ia mengenakan pakaian batik coklat saat memasuki Gedung Bundar.
Saat diwawancarai wartawan, Ahok mengaku senang bisa membantu Kejagung.
“Kan sebetulnya secara struktur kan itu dewan komisaris ya, terus ada sub holding, tapi tentu saya sangat senang bisa untuk membantu Kejaksaan, kalau saya tahu akan saya sampaikan,” ucap Ahok.
Hadir dalam pemeriksaan, Ahok juga mengaku membawa sejumlah data rapat selama dirinya menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina.
“Data yang kami bawa itu adalah data rapat apa aja,” ucap Ahok.
Ahok menuturkan, dirinya siap memberikan data-data rapat di Pertamina selama dirinya menjabat sebagai Komisaris Utama kepada Kejaksaan Agung.
“Kalau diminta kita kasih,” ujarnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Irjen Pol Eko Wahyu Prasetyo Jabat Kapolda Gorontalo
Sebelumnya kemarin, Kejaksaan Agung telah memeriksa 10 saksi untuk tersangka YF dkk terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018 s.d. 2023.
Harli menuturkan, 10 saksi yang diperiksa antara lain adalah ES selaku Dirjen Migas pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2019 s.d. 2020, TA selaku Dirjen Migas pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2020 s.d. 2024.
Selain itu, ada pula AYM selaku Koordinator Pengawasan BBM BPH Migas, AAHP selaku VD PTD PT Pertamina Patra Niaga, dan YP selaku Eks Assistant Manager Light Destilate Trading ISC tahun 2018 s.d 2020.
Kemudian NAL selaku VC Controller PT Pertamina Patra Niaga, SHAP selaku Sub Koordinator Perencanaan Subsidi pada Dirjen Migas Kementerian ESDM, YP selaku Manager Management Reporting PT Pertamina (Persero), DB selaku Direktur Operasi PT Kilang Pertamina Internasional, serta SS selaku VP OP & O Refinery Graha Pertamina.
Diberitakan sebelumnya, Ahok mendadak jadi sorotan usai dirinya koar-koar masalah kasus korupsi para petinggi PT Pertamina.
Ahok rupanya tak ingin tinggal diam. Ia mengaku bersedia membuka rekaman rapat saat dirinya masih menjabat Komisaris Utama PT Pertamina.
Baca juga: Kapolri Tunjuk 10 Kapolda Baru, 10 Polwan Jadi Kapolres, Ini Daftar Namanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/AHOK-DATANGI-PEMERIKSAAN-PERTAMINA.jpg)