Rabu, 11 Maret 2026

Sampah di Kota Gorontalo

Pengangkutan Sampah di Kelurahan Tenda Gorontalo Kerap Terlambat, Warga Terpaksa Buang ke Sungai

Mereka berharap viar sampah yang dijanjikan benar-benar beroperasi dengan efektif dan permasalahan banjir bisa segera diatasi agar mereka tidak lagi m

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pengangkutan Sampah di Kelurahan Tenda Gorontalo Kerap Terlambat, Warga Terpaksa Buang ke Sungai
FOTO: Jefri Potabuga, TribunGorontalo.com.
TUMPUKAN SAMPAH -- Beberapa titik di Kelurahan Tenda, Kota Gorontalo, terdapat sampah menumpuk. Sejumlah warga mengaku pengangkutan sampah di Kelurahan Tenda, Kecamaatan Hulothalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo terkesan lambat.Oleh sebab itu beberapa warga terpaksa membuang sampah di sungai. Rabu (12/3/2025). Foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga. 

“Baru-baru ini diumumkan kalau sudah ada viar sampah untuk kelurahan kami. Semoga ini bisa menjadi solusi agar warga tidak lagi membuang sampah sembarangan,” harapnya.

Banjir Jadi Ancaman Serius

Selain masalah sampah, warga Kelurahan Tenda juga menghadapi ancaman banjir saat curah hujan tinggi.

Menurut Fatmah, kondisi ini diperparah oleh penampungan air di gunung yang sudah penuh, sehingga air langsung meluap ke permukiman warga.

“Air dari gunung langsung turun karena penampungan di atas sudah penuh. Ditambah lagi pasir dari gunung terbawa air hingga menutupi jalan dan masuk ke rumah warga,” jelasnya.

Masalah semakin pelik karena pintu air yang seharusnya menjadi saluran pembuangan kini tertutup pasir.

Akibatnya, air tidak dapat mengalir ke luar dan menyebabkan banjir di pemukiman warga.

“Pintu air sudah tertutup pasir, jadi air tidak bisa keluar lagi. Itulah yang menyebabkan rumah-rumah di sini kebanjiran,” tambah Fatmah.

Berdasarkan pantauan Tribun Gorontalo, memang tidak terlihat banyak sampah berserakan di jalan utama Kelurahan Tenda.

Namun, ketika menyusuri wilayah sekitar Tangga Dua Ribu dan pelelangan ikan, ditemukan beberapa tumpukan sampah liar di bahu jalan, terutama sampah plastik.

Masyarakat berharap agar pemerintah segera turun tangan mencari solusi bagi dua permasalahan utama di kelurahan mereka: pengelolaan sampah dan ancaman banjir.

Mereka berharap viar sampah yang dijanjikan benar-benar beroperasi dengan efektif dan permasalahan banjir bisa segera diatasi agar mereka tidak lagi mengalami kesulitan setiap musim hujan tiba. (***)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved