Jumat, 13 Maret 2026

Sampah di Kota Gorontalo

Pengangkutan Sampah di Kelurahan Tenda Gorontalo Kerap Terlambat, Warga Terpaksa Buang ke Sungai

Mereka berharap viar sampah yang dijanjikan benar-benar beroperasi dengan efektif dan permasalahan banjir bisa segera diatasi agar mereka tidak lagi m

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pengangkutan Sampah di Kelurahan Tenda Gorontalo Kerap Terlambat, Warga Terpaksa Buang ke Sungai
FOTO: Jefri Potabuga, TribunGorontalo.com.
TUMPUKAN SAMPAH -- Beberapa titik di Kelurahan Tenda, Kota Gorontalo, terdapat sampah menumpuk. Sejumlah warga mengaku pengangkutan sampah di Kelurahan Tenda, Kecamaatan Hulothalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo terkesan lambat.Oleh sebab itu beberapa warga terpaksa membuang sampah di sungai. Rabu (12/3/2025). Foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Warga Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, mengeluhkan lambannya pengangkutan sampah di wilayah mereka.

Akibatnya, beberapa warga terpaksa membuang sampah ke sungai karena tidak ada pilihan lain.

Rini Lapolalang (39), salah seorang warga, mengatakan bahwa di lingkungan mereka sebenarnya tidak ada tumpukan sampah liar di jalan.

Kata dia, sampah biasanya menumpuk di depan rumah masing-masing warga karena pengangkutan yang tidak menentu.

“Kalau di jalan memang tidak ada tumpukan, tapi tiap rumah pasti ada sampah yang menumpuk karena tidak segera diangkut,” ujarnya kepada Tribun Gorontalo, Rabu (12/3/2025).

Menurut Rini, jadwal pengangkutan sampah tidak jelas.

Kadang petugas datang tepat waktu, tetapi sering kali pengangkutan terlambat berhari-hari. 

Akibatnya, warga yang tidak memiliki lahan untuk menampung sampah terpaksa membuangnya ke sungai.

“Kami tidak punya tempat untuk menampung sampah lebih lama. Kalau dibiarkan di depan rumah, baunya menyengat. Akhirnya, beberapa orang memilih membuangnya ke sungai,” jelas Rini.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Fatmah Hamza (44).

Ia menuturkan bahwa di sepanjang kelurahan mereka, sampah memang terlihat teratasi.

Tetapi bukan karena pengelolaan yang baik, melainkan karena banyak yang langsung membuang sampah ke sungai.

“Kalau sampah mulai membusuk, warga sering ribut. Akhirnya, daripada bertengkar, mereka lebih memilih membuangnya ke sungai,” ungkapnya.

Namun, Fatmah menambahkan bahwa ada kabar baik bagi warga Kelurahan Tenda.

Belum lama ini, melalui pengeras suara masjid, diumumkan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo telah menyediakan kendaraan pengangkut sampah (viar) khusus untuk kelurahan mereka.

“Baru-baru ini diumumkan kalau sudah ada viar sampah untuk kelurahan kami. Semoga ini bisa menjadi solusi agar warga tidak lagi membuang sampah sembarangan,” harapnya.

Banjir Jadi Ancaman Serius

Selain masalah sampah, warga Kelurahan Tenda juga menghadapi ancaman banjir saat curah hujan tinggi.

Menurut Fatmah, kondisi ini diperparah oleh penampungan air di gunung yang sudah penuh, sehingga air langsung meluap ke permukiman warga.

“Air dari gunung langsung turun karena penampungan di atas sudah penuh. Ditambah lagi pasir dari gunung terbawa air hingga menutupi jalan dan masuk ke rumah warga,” jelasnya.

Masalah semakin pelik karena pintu air yang seharusnya menjadi saluran pembuangan kini tertutup pasir.

Akibatnya, air tidak dapat mengalir ke luar dan menyebabkan banjir di pemukiman warga.

“Pintu air sudah tertutup pasir, jadi air tidak bisa keluar lagi. Itulah yang menyebabkan rumah-rumah di sini kebanjiran,” tambah Fatmah.

Berdasarkan pantauan Tribun Gorontalo, memang tidak terlihat banyak sampah berserakan di jalan utama Kelurahan Tenda.

Namun, ketika menyusuri wilayah sekitar Tangga Dua Ribu dan pelelangan ikan, ditemukan beberapa tumpukan sampah liar di bahu jalan, terutama sampah plastik.

Masyarakat berharap agar pemerintah segera turun tangan mencari solusi bagi dua permasalahan utama di kelurahan mereka: pengelolaan sampah dan ancaman banjir.

Mereka berharap viar sampah yang dijanjikan benar-benar beroperasi dengan efektif dan permasalahan banjir bisa segera diatasi agar mereka tidak lagi mengalami kesulitan setiap musim hujan tiba. (***)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved