Senin, 9 Maret 2026

Polisi Cekik Bayi

Detik-detik Polisi di Semarang Cekik Bayi Usia 2 Bulan hingga Tewas, Berawal dari Istri Belanja

Beberapa waktu lalu sempat viral seorang ayah kandung membunuh bayi berusia dua bulan.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Detik-detik Polisi di Semarang Cekik Bayi Usia 2 Bulan hingga Tewas, Berawal dari Istri Belanja
Tribunnews.com
POLISI CEKIK BAYI - Ilustrasi sosok polisi. Seorang anggota kepolisian Polda Jateng, Brigadir AK, diduga mencekik bayinya sendiri hingga tewas. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Beberapa waktu lalu sempat viral seorang ayah kandung membunuh bayi berusia dua bulan.

Melansir dari TribunJateng.com, peristiwa ini terjadi di pasar Peterongan, Semarang Selatan, Kota Semarang, untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, Minggu 2 Maret 2025.

Pelaku bernama Brigadir AK itu merupakan anggota Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) Polda Jateng.

Lantas, bagaimana kejadiannya?

Pengacara DJP, Alif Abudurrahman mengungkap detik-detik bayi dicekik oleh ayah kandungnya tersebut.

Insiden ini berawal dari DJP (24) menitip anaknya itu kepada sang suami, Brigadir AK.

Alif Abudurrahman mengatakan, ibu kandung korban sedang berbelanja di pasar Peterongan, Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu (2/3/2025).

Sebelum berbelanja, mereka bertiga sempat berfoto bersama di dalam mobil pukul 14.39 WIB.

DJP kemudian turun dari mobil lalu masuk ke pasar untuk berbelanja selama kurang lebih 10 menit.

Selepas itu, dia kembali ke dalam mobil lalu syok melihat anaknya sudah dalam kondisi  bibir membiru dan tak sadarkan diri.

DJP sempat panik lalu berusaha menepuk-nepuk anaknya tetapi tidak ada respon.

Ibu korban semakin curiga karena pengakuan dari Brigadir AK anaknya tersebut sempat muntah dan tersedak.

Brigadir AK juga mengaku sempat  mengangkat tubuh anaknya lalu ditepuk-tepuk punggungnya selepas itu tertidur.

"Si ibu kan curiga kalau kesedak kenapa tidak telpon dirinya malah kasih tahu di dalam mobil."

"Di tengah rasa curiga itu, si Ibu langsung  ke RS Roemani untuk mendapatkan pertolongan," bebernya, di Kota Semarang, Selasa (11/3/2025).

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved