Selasa, 17 Maret 2026

Berita Pemkab Gorontalo

Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Selesaikan Adat Mopotilolo di 19 Kecamatan Selama Ramadan 2025

Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo hingga saat ini masih menyelesaikan adat Mopotilolo di sebagian daerah di Kabupaten Gorontalo, Senin (10/3/2025)

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Selesaikan Adat Mopotilolo di 19 Kecamatan Selama Ramadan 2025
HMS
AGENDA BUPATI GORONTALO -- Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi dan Tonny Junus masih mengikuti serangkaian mopotilolo di Kabupaten Gorontalo, Senin (10/3/2025). Hari ini, Sofyan dan Tonny mengikuti prosesi adat Mopotilolo di Kecamatan Bongomeme, Dungaliyo, Tabongo dan Kecamatan Batudaa. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo hingga saat ini masih menyelesaikan adat Mopotilolo di sebagian daerah di Kabupaten Gorontalo, Senin (10/3/2025).

Sofyan Puhi dan Tonny Junus di hari ini mengikuti prosesi adat Mopotilolo di empat kecamatan di Kabupaten Gorontalo yakni Kecamatan Bongomeme, Dungaliyo, Tabongo dan Kecamatan Batudaa.

Keduanya masih tampak bersemangat kala mengikuti prosesi adat ini.

Dengan iringan tabuhan gendang adat serta tarian Longgo memeriahkan prosesi ini.

Gobel Labantu, Tim Sofyan Puhi mengatakan agenda Bupati dnan Wakil Bupati hingga saat ini masih mengikuti prosesi adat Mopotilolo di tiap kecamatan.

"Agenda bupati dan wakil bupati masih proses adat," ungkapnya melalui pesan singkat WhatsApp kepada TribunGorontalo.com, Senin (10/3/2025).

Dari 19 kecamatan yang dilaksanakan adat Mopotilolo, baru 13 kecamatan yang melakukannya.

Sehingga masih ada enam kecamatan lagi akan disambangi kepala daerah di Kabupaten Gorontalo ini.

Adat Mopotilolo ini diikuti Sofyan Puhi dan Tonny Junus sejak Rabu (5/3/2025).

Namun, agenda Sofyan dan Tonny tak melulu soal prosesi adat Mopotilolo.

Mereka menyempatkan diri untuk menerima kunjungan dari anggota DPR I Dapil Gorontalo, Rachmat Gobel untuk melakukan peninjauan di Wisata Pentadio Resort di Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo.

Lalu ada beberapa agenda rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Gorontalo.

Setelah seluruh agenda Adat Mopotilolo selesai maka akan dilanjutkan dengan kegiatan kenegaraan.

"Nanti setelah itu kami akan melaksanakan kegiatan kenegaraan," ujar Sofyan, Selasa (4/3/2025).

Berikut 13 wilayah kecamatan di Kabupaten Gorontalo yang telah disambangi Sofyan Puhi dan Tonny Junus dalam Adat Mopotilolo, Senin (10/3/2025):

  1. Bongomeme
  2. Dungaliyo
  3. Tabongo
  4. Batudaa
  5. Telaga
  6. Telaga Biru
  7. Bilato
  8. Limboto Barat
  9. Tibawa
  10. Pulubala
  11. Tilango
  12. Biluhu
  13. Batudaa Pantai

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi  Sambut Baik Rencana Program Srikandi BPJS Kesehatan

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi menyambut baik rencana pelaksanaan Program Sinergi Rekrutmen Reaktivasi Peserta JKN Melalui Pemerintah Daerah dengan Pihak Ketiga (Srikandi) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo

Hal ini ia sampaikan saat menerima kunjungan audiensi BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo, pada Kamis (06/03/2025).

Menurutnya Program Srikandi yang diusulkan oleh BPJS Kesehatan sangat sesuai dengan Visi pemerintahannya yang ingin mensejahterakan kehidupan masyarakat Kabupaten Gorontalo, lebih lanjut Program Srikandi juga akan menguntungkan Pemerintah Kabupaten Gorontalo karena dapat membantu meningkatkan jumlah kepesertaan JKN aktif di wilayahnya.

”Pada dasarnya jika terdapat program yang membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan mendukung. Program Srikandi yang disampaikan oleh BPJS Kesehatan akan kami tindak lanjuti pada saat rapat pimpinan dinas kedepannya,” ujar Sofyan.

Di kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo, Djamal Adriansyah menjelaskan Program Srikandi merupakan konsep pendaftaran peserta secara kolektif oleh pemerintah daerah dimana memiliki mekanisme kerja sama yang disepakati oleh BPJS Kesehatan, Pemda dan Pihak Ketiga berupa CSR dari badan usaha dengan pembayaran iuran sharing antara pemerintah daerah dan juga pihak ketiga seperti badan usaha.

”Program Srikandi adalah inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah kepesertaan aktif dengan melibatkan kontribusi pemerintah dan juga sektor swasta, program yang berlandaskan asas gotong royong ini juga dapat membantu pemerintah daerah dalam cakupan Universal Health Coverage nya” jelas Djamal.

Lebih lanjut dengan terlaksananya Program Srikandi di Kabupaten Gorontalo juga akan meningkatkan angka capaian UHC Kabupaten Gorontalo diangka 98 persen dari total jumlah penduduk. 

Sampai dengan Maret tahun 2025, ia menyampaikan presentase jumlah kepesertaan JKN di Kabupaten Gorontalo adalah sebesar 95,71 persen atau 405.780 jiwa dari total penduduk sebanyak 423.981 jiwa telah terdaftar sebagai peserta JKN.

”Program Srikandi jika bisa terlaksana di Kabupaten Gorontalo maka juga akan membantu pencapaian Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang telah mendapatkan predikat UHC pada tahun sebelumnya,” tutup Djamal. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved