Banjir di Bone Bolango
Waspada Banjir Susulan, Warga Tanah Putih Gorontalo Bangun Tanggul Darurat Depan Rumah
Masyarakat Desa Tanah Putih, Kecamatan Botupingge, Bone Bolango, Gorontalo, membangun tanggul darurat di depan rumah mereka.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM – Masyarakat Desa Tanah Putih, Kecamatan Botupingge, Bone Bolango, Gorontalo, membangun tanggul darurat di depan rumah mereka.
Langkah ini dilakukan untuk menahan genangan air hujan.
"Kalau tidak buat begini, nanti banjir masuk ke dalam rumah kami. Setiap kali hujan, air selalu datang, jadi ini cara kami untuk antisipasi," kata Fadlun Manan, warga Tanah Putih saat ditemui TribunGorontalo.com, Minggu (9/3/2025).
Tanggul darurat ini terbuat dari pasir yang dimasukkan ke dalam karung bekas, kemudian disusun rapi.
Tak hanya itu, sepanjang jalan desa juga dipagari dengan benda serupa.
"Supaya air mengalir mengikuti arah jalan. Kalau tidak begini, rumah-rumah di desa ini pasti jadi korban banjir lagi," jelas Fadlun.
Fadlun lantas menunjukkan rumah warga yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir.
Rumah itu nyaris tenggelam air hujan yang mengalir dari dataran tinggi.
Kini semua penghuni sudah meninggalkan rumah tersebut.
"Banjir ini datang dari gunung, membawa pasir yang semakin menutup saluran air. Akibatnya, saat hujan deras, air menyebar ke jalan dan menghantam rumah-rumah warga," terangnya.
Menurut Fadlun, kondisi ini sudah terjadi sejak Juli 2024.
Setiap hujan deras, warga Tanah Putih dilanda kekhawatiran akan terjadi banjir.
Pada Sabtu (8/3/2025) malam, warga terjaga demi menghalau air masuk ke rumah mereka.
"Kami tidak bisa tidur nyenyak. Begitu hujan turun, kami langsung waspada dan bersiap-siap," tambahnya.
Hingga saat ini, kata Fadlun, belum ada bantuan dari pemerintah daerah.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.