Hikmah Ramadan 2025
Merawat Kemabruran Puasa : Lebih Banyak Diam
Ada pepata kuno mengatakan: diam adalah emas dan bicara adalah perak. Kita bisa setuju atau tidak dengan pepatah ini tetapi yang pasti kita sendiri se
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Nasharuddin-Umar-podcast.jpg)
Setelah itu, ia tidak pernah lagi bicara hingga wafatnya. Terkadang sikap diam bagi seseorang merupakan suatu etika baginya, sebab dengan berbicara, justru ia merusak etikanya sendiri, atau dalam sebuah majelis tersebut terdapat seorang yang lebih patut berbicara, atau terdapat manusia dan jin yang tidak menjadi pendengar terhadap pembicaraan itu, dengan sikap diam seperti ini, maka Allah akan memeliharanya. Sebagian ulama mengatakan: “Manusia diciptakan dengan hanya satu lidah, dan dua mata dan dua telinga adalah agar ia melihat dan mendengar lebih banyak dari pada brbicara.” Allahu a’lam.
hikmah Ramadan
Merawat Kemabruran Puasa
Nasaruddin Umar
Menteri Agama
Pemprov Gorontalo
Gubernur Gorontalo
Provinsi Gorontalo
| Hikmah Ramadan: Merawat Kemabruran Puasa dari Salam, Islam dan ke Istislam |
|
|---|
| Hikmah Ramadan: Merawat Kemabruran Puasa dari Wirid ke Warid |
|
|---|
| Hikmah Ramadan: Merawat Kemabruran Puasa dari Ta’abbud ke Isti’anah |
|
|---|
| Hikmah Ramadan: Merawat Kemabruran Puasa dari Sugesti Setan ke Sugesti Malaikat |
|
|---|
| Hikmah Ramadan: Merawat Kemabruran Puasa dari Self-Love ke Selfishness |
|
|---|