Hanyut di Sungai Marisa
Bocah Hanyut di Sungai Marisa Ibukota Pohuwato Gorontalo Ditemukan Meninggal, Terseret Sejauh 3 Km
Korban, yang diketahui bernama Ikbal Hasan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian selama beberapa jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BOCAH-HANYUT-Bocah-hanyut-di-Sungai-Marisa-Ibukota-Pohuwato.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang bocah berusia 8 tahun yang terseret arus Sungai Marisa Utara, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, resmi ditutup pada Jumat (7/3/2025).
Korban, yang diketahui bernama Ikbal Hasan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian selama beberapa jam.
Menurut laporan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo, operasi dimulai dengan briefing tim rescue Pos SAR Marisa pada pukul 13.40 Wita.
Lima menit kemudian, tim berangkat menuju lokasi kejadian menggunakan truk personel dan rescue car type II, lengkap dengan peralatan pendukung.
Sesampainya di lokasi pada pukul 13.55 Wita, tim SAR gabungan segera melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai hingga ke arah muara.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 17.15 Wita, ketika korban ditemukan di sekitar muara sungai, berjarak sekitar 3,2 kilometer dari lokasi awal kejadian (LKP).
Tim segera mengevakuasi jenazah Ikbal Hasan dan membawanya ke rumah sakit terdekat.
Setelah proses evakuasi selesai, operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup pada pukul 17.30 Wita.
Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini dikembalikan ke satuan masing-masing setelah dilakukan debriefing.
Cuaca di lokasi saat pencarian berlangsung dilaporkan dalam kondisi mendung, namun tidak menghambat jalannya operasi.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR ini dinyatakan selesai dan ditutup.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap kondisi arus sungai, terutama bagi anak-anak, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Kronologi
Dari keterangan singkat warga di lokasi, bahwa sang bocah ini mandi sungai bersama beberapa kawannya.
Saat pukul 11.00 Wita itu, ia bersama kawannya pun mencoba menjajal tengah sungai. Mereka tak sadar, jika arusnya deras.