Ramadan Gorontalo
BREAKING NEWS: Warga Gorontalo Tumpah Ruah Padati Bundaran Saronde, Demi Tonton Koko'o Talumolo
Warga di Kota Gorontalo memadati Bundaran Saronde di tengah malam demi menonton langsung Koko'o Talumolo sambut Ramadan
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/qegfethy56ju.jpg)
Ada yang merapat di area Pertamina, berdiri di bahu jalan bahkan sampai ada yang berdiri di atas kendaraan demi mengabadikan kegiatan ini.
Tak hanya panitia, namun penonton Koko'o Talumolo ini didominasi oleh anak muda.
Macet tak bisa dihindari meskipun beberapa pihak kepolisian berada di tempat.
Banyaknya warga serta adanya mobil tronton menyita hampir seluruh badan jalan.
Beberapa pengendara pun terpaksa harus putar balik atau memilih jalan alternatif lain.
Koko'o Talumolo ini menjadi salah satu perhatian warga Kota Gorontalo karena kegiatannya dilakukan dengan meriah untuk menyambut bulan Ramadan.
Salah satu penonton Koko'o Talumolo, Aldi Abas mengungkapkan, tradisi ini telah dinantikannya dari jauh hari.
Tradisi yang ada hanya satu tahun sekali ini menyita seluruh perhatian Aldi.
"Koko'o ini sangat kami sukai, jadi kami sudah tidak sabar menanti kegiatan ini," ungkapnya dengan nada gembira.
Selain itu, Indah Puspita Djufri yang juga penonton Koko'o Talumolo mengatakan kegiatan ini harus dilakukan terus menerus.
Sebab menurutnya, Koko'o Talumolo ini sebagai bentuk semangat warga Gorontalo dalam menyongsong bulan suci Ramadan.
"Ini bentuk perasaan gembira kita sambut bulan suci Ramadan," jelasnya.
Sementara itu, penonton lainnya Hikma Hiola menilai Koko'o ini dibuat dengan sangat menarik.
Sehingga bisa mengundang atensi dari Warga Gorontalo untuk menonton.
"Pokonya seru, apalagi ada musik-musiknya jadi kami suka," ujarnya.
Hikma berharap tradisi ini dapat terus digelar di Awal Ramadan.
Selain itu, Koko'o ini juga harus dilestarikan kepada anak cucu agar tidak punah.(*)