Ramadan 2025
Kemenag Gorontalo Minta Warga Belum Gelar Salat Tarawih Sebelum Pengumuman Pemerintah
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo meminta warga untuk menunggu pengumuman resmi pemerintah puasa Ramadan 1446 Hijiriah.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pemantauan-hilal-1-Ramadan-1446-Hijiriyah-akan-dilakukan-di-Botubarani-K-dfdd.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM,Gorontalo-- Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo meminta warga untuk menunggu pengumuman resmi pemerintah puasa Ramadan 1446 Hijiriah.
Hal itu seperti yang disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Bimas Islam Kemenag Provinsi Gorontalo, Asrul Lasapa, di Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo pada Jumat (28/2/2025)
"Apakah ada tarwih atau tidak sebentar malam maka tunggu pengumuman dari pemerintah, demikian masjid-masjid jangan dulu melaksanakan tarwih," ungkapnya.
Menurutnya meski Gorontalo telah memenuhi standar untuk ketinggian hilal namun elongasi belum memenuhi standar.
Diketahui bahwa syarat penentuan awal Ramadan ditentukan oleh ketinggian hilal dan elongasi.
Di Gorontalo sendiri ketinggian hilal mencapai 3.69 derajat. Sementara elongasi 5.4 derajat.
"Standarnya elongasi itu 6.4 sementara yang memenuhi syarat itu hanya berada di wilayah Aceh," ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa Aceh akan dijadikan sebagai dasar untuk awal puasa Ramadan. Maka jika hasil elongasi dan ketinggian hilal di Aceh sudah terlihat maka besok hari, 1 Maret 2024 akan menjadi awal puasa Ramadan.
"Dengan demikian jika di Aceh terlihat maka insyallah kita akan puasa besok, tapi jika di Aceh terlihat maka kita akan menunda hingga besok," jelasnya.
Pantauan hilal tersebut akan dilakukan pada pukul 18.03 Wita. Namun pihak Stasiun Geofisika BMKG Gorontalo telah berada dilokasi pukul 16.00 Wita.
Terlihat teropong hilal itu sudah terpasang, dan pihak BMKG dalam proses persiapan.
Adapun yang akan hadir informasi awal dari Kemenag Gorontalo, dan pihak lain untuk memantau adanya hilal awal ramadan.
Yudi Bramntyo, Tim Hilal Geofisika BMKG Gorontalo menerangkan bahwa mereka menggunakan alat teropong khusus memantau hilang dengan merek Founder optics.
Ia juga mengatakan faktor-faktor yang mempengaruhi adanya pemantauan hilal seperti faktor kondisi cuaca setempat, faktor alat dan teropong dan faktor pengamat.
"Jadi paling utama faktor cuaca, saat ini kita masih terlihat cuaca cerah, tapi penentuannya saat pemantauan saat matahari akan terbenam," ungkapnya.
Ramadan 2025
Kemenag Gorontalo
Prakiraan Cuaca di Gorontalo
prakiraan cuaca Provinsi Gorontalo
Sesuai Prakiraan Cuaca BMKG Gorontalo
| Muhammadiyah Pastikan Ramadan 2026 Dimulai 18 Februari, Ini Dasar Penentuannya |
|
|---|
| Ibadah Puasa Akan Segera Berakhir, Berikut Bacaan Doa Akhir Ramadan 2025 dan 1 Syawal 1446 H |
|
|---|
| 10 Tanda Ibadah Puasa Kita Diterima Allah SWT, Termasuk Jadi Pribadi yang Lebih Sabar |
|
|---|
| Tukang Parkir di Gorontalo Raup Rp 2 Juta Per Hari di Momen Ramadan dan Jelang Lebaran |
|
|---|
| Hikmah Ramadan: Merawat Kemabruran Puasa dari Salam, Islam dan ke Istislam |
|
|---|