Berita Sepak Bola
Christian Pulisic Mandul di Serie A, AC Milan Makin Terpuruk
Namun, semakin lama Pulisic gagal mencetak gol, semakin kecil pula peluang Milan untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Pernyataan Leao merujuk pada gol penyeimbang dari Castro.
Kondisinya bola lebih dulu memantul ke tangan Giovanni Fabbian sebelum menjadi assist untuk gol tersebut.
VAR menilai bahwa sentuhan tangan itu masih dalam posisi alami.
"Gol pertama cukup aneh, saya sudah melihat tayangan ulangnya," katanya.
Meski begitu ia memahami untuk menjadi pembelajaran untuk tim.
"Tapi bagaimanapun juga, kami harus melihat ke dalam diri kami sendiri," ucaptnya.
Meski begitu katanya, babak pertama sangat bagus, dan seharusnya mereka bisa mempertahankan ritme tersebut.
"Sekarang, ada laga yang sangat penting ke depan, dan kami berharap para fans bisa mendukung kami untuk meraih tiga poin," tegasnya.
Dengan Lazio yang kini berada di peringkat kelima, apakah ini kesempatan terakhir Milan untuk mengamankan tiket Liga Champions?
"Tidak, setiap pertandingan mulai sekarang hingga akhir musim harus kami anggap sebagai final," tukas Leao.
"Saya masih percaya, tentu saja, karena masih banyak pertandingan tersisa dan Serie A kini semakin sulit dengan semua tim berpotensi kehilangan poin. Tugas kami adalah fokus dan menang." (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERFORMA-Christian-Pulisic-kesulitan-mendongkrak-performanya.jpg)