Ramadan 2025
Kapan Jadwal Puasa Ramadan 2025 Dimulai? Kanwil Kemenag Gorontalo Berikan Penjelasan
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Gorontalo jelaskan soal pelaksanaan awal ibadah puasa Ramadan.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Minarti Mansombo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ramadan-di-Gorontalo-fdgh.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Gorontalo jelaskan soal pelaksanaan awal ibadah puasa Ramadan.
Tim hisab rukyat Kanwil Kemenag Gorontalo, Safrianto Kaawoan, dalam keterangannya menyebut, pelaksanaan sidang Isbat dijadwalkan akan digelar di Pantai Wisata Hiu Paus Botubarani, Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Baca juga: Wahyudistira Moki Mahasiswa Gorontalo Asal Kotamobagu, Tetap Berprestasi meski Kerja Paruh Waktu
Baca juga: Ramalan Zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius Besok 26 Feb 2025 : Cinta, Kesehatan, Karir dan Keuangan
"Insya Allah tanggal 28 nanti akan digelar sidang Isbat, bertepatan dengan 29 Sya'ban 1446 Hijriah," ungkapnya, Selasa (25/2/2025).
Tim akan bertolak ke lokasi sekira pukul 15.00-16.00 Wita.
Lebih lanjut Safri membeberkan data-data soal penentuan 1 Ramadan 2025.
Se-Indonesia rata-rata ketinggian hilal harus sudah diatas ufuk dengan angka variatif antara 3-4,6 derajat.
Sementara elongasi berada di antara 4,6 - 6,4 derajat.
Baca juga: BNI Dukung Program 3 Juta Rumah dalam Seminar Nasional di Universitas Puhowato
Baca juga: Wamentri PKP Fahri Hamzah Hadiri HUT ke-22 Kabupaten Pohuwato
Hal ini mengacu pada kriteria baru Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).
Saat ini, kondisi hilal sudah memenuhi angka kriteria, sementara elongasi masih akan menunggu hasil sidang Isbat dari Aceh.
"Yang 6,4 ini di Aceh sehingga kemungkinan tarawih akan molor menunggu hasil rukyat dari Aceh," terangnya.
Sebenarnya kata Safri, dari Gorontalo berpotensi terlihat jika cuaca mendukung, namun ia mengacu pada parameter dimana Aceh lah yang dimungkinkan.
Dengan kondisi saat ini, Safri menyebut akan ada potensi awal puasa ramadan akan bersamaan antara Muhammadiyah, NU dan pemerintah.
Menurut Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025, awal Ramadhan 1446 H diperkirakan jatuh pada Jumat, 28 Februari 2025.
"Saya pikir terbuka peluang meskipun masih harus menunggu hasil dari Aceh," tukasnya.
Meskipun harus diakui berpotensi juga terjadi perbedaan awal ramadan dengan metode perhitungan yang berbeda, Safri menghimbau agar masyarakat mengikuti hasil sidang Isbat dari pemerintah.
Menurutnya, keputusan pemerintah sudah pasti mengikat semua elemen, menurut kaidah sudah tidak ada lagi perbedaan.
"Jadi tentunya pemerintah sangat berharap, ikut dengan keputusan pemerintah," pungkasnya. (*/Jian)