Sabtu, 14 Maret 2026

Pelantikan Gubernur Gorontalo

Profil Idah Syahidah Rusli Habibie, Wakil Gubernur Gorontalo Perempuan Pertama yang Telah Dilantik

Walaupun usianya telah menginjak 60-an tahun, tapi untuk masalah pemerintahan dan rakyat dirinya tetap energik dan penuh semangat.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Profil Idah Syahidah Rusli Habibie, Wakil Gubernur Gorontalo Perempuan Pertama yang Telah Dilantik
DOC
PELANTIKAN KEPALA DAERAH - Idah Syahidah Rusli Habibie, Wakil Gubernur Perempuan Pertama di Gorontalo. Berikut profil beserta sosoknya 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Idah Syahidah Rusli Habibie kini telah sah dan resmi menjadi orang nomor dua di Provinsi Gorontalo.

Dia beserta pasangannya, Gusnar Ismail kini telah sah menjadi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo periode 2025-2030.

Mereka berdua dilantik bersama 961 kepala daerah lainnya di Halaman Istana Merdeka, Kamis (20/2/2025) kemarin.

Dengan pelantikan itu, Idah Syahidah Rusli Habibie menjadi Wakil Gubernur Gorontalo perempuan pertama yang dilantik oleh Presiden Prabowo.

Baca juga: Profil Roni Imran Bupati Terpilih Gorontalo Utara Gagal Dilantik Serentak Gara-gara Sengketa Pilkada

Sehingga banyak aspirasi perempuan yang nantinya harus dijalankan oleh Idah.

Lantas bagaimana profil Idah Syahidah Rusli Habibie?

Profil Idah Syahidah Rusli Habibie

Wanita yang kerap disapa Idah ini kelahiran Solo, 11 Maret 1964.

Saat pelantikan, wanita ini berusia 61 tahun.

Walaupun usianya telah menginjak 60-an tahun, tapi untuk masalah pemerintahan dan rakyat dirinya tetap energik dan penuh semangat.

Idah Syahidah memilih terjun ke dunia politik mengikuti jejak sang suami, Rusli Habibie.

Baca juga: Keluarga Diboyong ke Pelantikan, Kediaman Gubernur Gorontalo Gusnar dan Idah Syahidah Sepi

Rusli Habibie seperti yang ditahu merupakan Gubernur Gorontalo dua periode.

Nama Idah Syahidah makin dikenal masyarakat sejak dirinya terpilih menjadi anggota DPD RI.

Namun, sebelum Idah melebarkan sayapnya ke dunia politik, Idah sempat menjadi tenaga kerja di Klinik Ginjal RA Habibie pada 1990-1992 sebagai staf.

Lalu di tahun 1992-2000 Idah bekerja di Kantor Wilayah Sosial Jawa Barat sebagai Apartur Sipil Negara (ASN).

Idah pun pernah bertugas di PRSB Prof.Dr. Soeharso Solo selama dua tahun sepeninggal Idah di Kanwil Sosial.

Tak cukup sampai di situ, Idah pun melebarkan sayapnya ke Gorontalo dengan bekerja di Dinas Sosial Kota Gorontalo selama tiga tahun dari 2002-2005.

Di tahun 2008, Idah pun pindah tugas ke Dinas Sosial Provinsi Gorontalo.

Baca juga: Profil Gusnar Ismail dan Idah Syahidah, Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo Periode 2025-2030

Idah selama bekerja di Dinas Sosial Provinsi Gorontalo cukup lama yakni sembilan tahun.

Disaat yang sama pun dia mengemban amanah sebagai sekretaris di Dinas Sosial Kota Gorontalo.

Setelah bekerja di Dinas Sosial, Idah pun menjabat sebagai staf khusus di Pemerintahan Provinsi Gorontalo.

Karena tak merasa puas, Idah pun nekat mencalonkan dirinya menjadi anggota Legislatif DPR RI dari Gorontalo.

Dengan bekal tapak jejak yang telah ditorehkannya sejak menjadi ASN di lingkungan pemerintah Gorontalo dan berkiprah di banyak organisasi, di tahun 2019 pun dirinya terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024.

Sedangkan di tahun yang sama, suaminya Rusli Habibie juga terpilih kembali untuk memimpin Provinsi Gorontalo.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gusnar Ismail dan Idah Syahidah Resmi Dilantik Sebagai Gubernur Gorontalo dan Wakil

Selama berada di komisi VIII DPR RI, Idah Syahidah terbilang sangat aktif dalam kerja-kerja legislasi dan juga penyampaian serta penyerapan aspirasi dari rakyat kepada legislator.

Idah Syahidah tercatat berkontribusi secara aktif dalam Raker Komisi VIII dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dalam pembahasan Evaluasi Program dan Anggaran Tahun 2019 serta Rencana Program Tahun 2020 dan Kelanjutan RUU tentang Penghapusan Kekerasan Seksual.

Setelah sukses menjadi perwakilan rakyat Gorontalo di kursi DPR RI, di tahun 2024 Idah pun memilih untuk bertukaran jabatan dengan suaminya.

Baca juga: 10 ART Idah Syahidah Sibuk Persiapkan Kebutuhan Prosesi Adat Moloopu Gubernur Gorontalo

Rusli Habibie kini menjadi perwakilan rakyat Gorontalo di kursi DPR RI sedangkan Idah Syahidah terpilih dan telah dilantik menjadi Wakil Gubernur Gorontalo.

Seluruh usaha yang telah dijalankan Idah Syahidah pun berbuah manis.

Dari seorang staf di salah satu klinik di Solo, kini dia melebarkan sayapnya menjadi orang nomor dua di Provinsi Gorontalo.

Jadi Wakil Gubernur Gorontalo Terpilih, Idah Syahidah: Perempuan Juga Mampu

Idah Syahidah menyampaikan pesan singkat yang menjadi sorotan.

Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki kemampuan untuk berperan aktif di dunia politik.

"Ini menunjukkan jika perempuan juga mampu duduk di politik," ujar Idah dengan penuh percaya diri.

 Ia juga mengajak para perempuan Gorontalo untuk lebih berani mengambil peran dalam dunia politik dan pemerintahan.

"Jangan takut untuk mencoba. Perempuan bisa berkontribusi besar dalam pembangunan," ujarnya dalam acara penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo Terpilih di Pilkada 2024, Kamis (9/1/2024).

Penjaga Rumah Pribadi Wakil Gubernur Gorontalo Ungkap Sosok Asli Idah Syahidah Rusli Habibie

Seorang penjaga rumah pribadi milik Idah Syahidah Rusli Habibie membeberkan sosok asli dari Wakil Gubernur Gorontalo perempuan pertama.

Namanya Samsudin Katili, bekerja sebagai penjaga rumah milik Idah selama kurun waktu 15 tahun.

Baca juga: Visi Misi Gusnar Ismail - Idah Syaidah Sudah Ditetapkan Jadi Gubernur dan Wagub Terpilih Gorontalo

Kata Samsudin, Idah memiliki sifat yang jarang diketahui oleh banyak orang.

Meskipun namanya telah dikenal oleh warga Gorontalo, namun sikap aslinya tak ada yang tahu.

Kepada TribunGorontalo.com, Samsudin mengungkapkan bagaimana Idah memperlakukan penjaga rumah dan para asisten rumah tangganya (ART).

Idah memiliki sikap tegas apalagi jika hal itu menyangkut pekerjaan.

Namun dibalik ketegasannya itu, Idah memiliki hati yang lembut.

Baca juga: Jadi Wakil Gubernur Gorontalo Terpilih, Idah Syahidah: Perempuan Juga Mampu

"Beliau ini kan dari Jawa, Solo, jadi Jawa nya, Jawa lembut, hampir mirip dengan orang Gorontalo," beber Samsudin, Kamis (20/2/2025). 

"Ibu kalau marah cuma pada saat itu, tapi setelah itu sudah," tambahnya. 

Maka hal itu membuat Samsudin bertahan menjadi penjaga rumah Idah sejak tahun 2010 silam. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved