Sabtu, 7 Maret 2026

Cristiano Ronaldo ke NTT

Ronaldo ke Indonesia Ternyata Masih Simpang Siur: Panitia Tidak Jelas hingga Tak Ada Penerbangan

Kedatangan Cristiano Ronaldo ke Indonesia dianggap masih simpang siur. Sebab ada beberapa penyebab sehingga dianggap simpang siur.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Ronaldo ke Indonesia Ternyata Masih Simpang Siur: Panitia Tidak Jelas hingga Tak Ada Penerbangan
Instagram/euro2024
CR7 KE INDONESIA - Megabintang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo menunjukkan gestur minta maaf saat pertandingan melawan Slovenia di babak 16 besar EURO 2024, Selasa (2/7/2024). Kedatangan Cristiano Ronaldo ke Indonesia dianggap masih simpang siur, ini penyebabnya 

"(Pesantren) belum diberitahu," ucap Aldinan Manurung mengikuti rapat koordinasi yang dipimpin Pelaksana harian (Plh) Gubernur NTT, Flouri Rita Wuisan, Selasa siang. 

Dalam pertemuan itu, Rita menanyakan kesiapan dari Yayasan GKI, terutama koordinasi dengan pihak terkait.

Sejumlah titik kunjungan Cristiano Ronaldo belum dikoordinasikan. 

Termasuk, rencana pembangunan rumah sakit kanker internasional di Desa Oematnunu Kabupaten Kupang.

Perwakilan Pemkab Kupang mengaku belum mendapat informasi itu.

Mereka baru mulai akan membentuk tim untuk mengkoordinasikan itu. 

"Kami belum dapat informasi. Setelah ini kami bentuk tim kecil untuk mengkoordinasikan itu," kata Dr Robert Amheka mewakili Pemkab Kupang.  

Begitu juga dengan rencana kunjungan ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Rote Ndao.

Rita meminta agar Yayasan GKI bisa menyampaikan salinan surat ke Pemprov NTT. 

Karena Pemprov belum mendapat informasi itu. 

"Jadi kami sifatnya memfasilitasi. Nanti surat juga dimasukkan ke kami," kata dia. 

Pemprov NTT juga telah meminta Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT untuk berkoordinasi dengan rencana kehadiran Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Cristiano Ronaldo.

Baca juga: Cristiano Ronaldo jadi Penentu Kemenangan di Menit Akhir Derby Riyadh Laga Al Shabab vs Al Nassr

Sebab dalam agenda turut memuat nama dan agenda bersama Sri Mulyani. 

Demikian juga rencana pertemuan dengan Gubernur NTT atau perwakilan pemerintah.

Rita meminta Yayasan GKI agar bisa memasukkan daftar nama rombongan yang akan mengikuti pertemuan. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved