Jumat, 20 Maret 2026

Sampah di Kota Gorontalo

Pedagang di Pasar Sentral Kota Gorontalo Keluhkan Bau Tak Sedap : Menurunkan Jumlah Pembeli

Pedagang di Pasar Sentral Kota Gorontalo mengeluhkan bau tak sedap di area pasar. Bau tak sedap sangat menyengat dan mengganggu kenyamanan

Tayang:
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Pedagang di Pasar Sentral Kota Gorontalo Keluhkan Bau Tak Sedap : Menurunkan Jumlah Pembeli
TribunGorontalo.com/Faisal Husuna
BAU TAK SEDAP DI PASAR SENTRAL KOTA GORONTALO - Potret sampah yang timbulkan bau tak sedap di area Pasar Sentral Kota Gorontalo, Selasa (18/2/2025). Bau tak sedap ini telah dikeluhkan pedagang karena berdampak pada penurunan pembeli. FOTO : Faisal Husuna/TribunGorontalo.com 

TRIBUNGORONTALO.COM,Gorontalo-Pedagang di Pasar Sentral Kota Gorontalo mengeluhkan bau tak sedap di area pasar.

Bau tak sedap sangat menyengat dan mengganggu kenyamanan para pedagang dan pembeli.

Menurut Kiki salah salah pedagang bahwa, bau tak sedap tersebut ditimbulkan dari tumpukan sampah yang berada di area pasar tersebut.

Akibatnya kondisi tersebut berdampak pada penurunan jumlah pembeli.

"Salah satu yang banyak dikeluhkan di Pasar Sentral Kota Gorontalo ini bau busuk yang berasal dari tumpukan sampah. Para pembeli jadi sepi," ucapnya

Namun tidak hanya hanya itu, pedagang ayam pedaging itu juga mengeluhkan kondisi lantai di kawasan mereka berjualan itu kotor dan licin.

Sebuah wastafel yang berada di tempat jualan mereka pun tidak berfungsi sama sekali.

Baca juga: Lirik Lagu O, Tuan - Feast

Kata Kiki, mereka sangat kesulitan air, bahkan harus rela mengambil air dari rumah digunakan untuk kebutuhan berjualan.

"Pembeli sekarang sudah sudah sepi. Selain bau tak sedap itu, kondisi lantai di sini juga licin, wastafel juga tidak berfungsi, hanya jadi pajangan," ungkapnya

Kiki mengungkapkan bahwa, akibat dari sepi pembeli itu telah berdampak pada hasil jualannya.

Kata Kiki, biasanya dalam satu hari ayam pedaging miliknya bisa terjual 80 hingga 90 ekor. Tapi sekarang turun drastis.

"Penjualan sekarang menurun, biasanya bisa terjual 80 sampai 90 ekor, sekarang tinggal 30 ekor per hari," ujarnya

Harga ayam pedaging Kiki dijual dengan harga beragam sesuai ukuran besar kecilnya.

"Harga sekarang berkisar Rp 60 hingga 70 ribu per kilo, tergantung ukurannya," ungkapnya

Ia berharap, semoga Pasar Sentral Kota Gorontalo ini bisa ditata dengan baik lagi dan bersih, seperti waktu satu bulan ditempati.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved