Berita Viral
Kue Bika Ambon Viral Disebut karena Berkutu, Ini Tanggapan Pengusaha
Kue yang berasal dari daerah Medan, Sematera Selatan ini disebut berkutu bermula sejak adanya cekcok antara pemilik kue bika ini dan juga Youtuber
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/gfkjhgvh.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kue Bika Ambon disebut-sebut berkutu.
Kue yang berasal dari daerah Medan, Sematera Selatan ini disebut berkutu bermula sejak adanya cekcok antara pemilik kue bika ini dan juga Youtuber Tasyi.
Dalam video yang diunggah Tasyi di Channel Youtubenya dikatakan kue bika ambon ini memiliki kutu.
Dilansir dari TribunMedan.com, Tasyi Athasyia mengunggah video mencicipi kue Bika Ambon dari Ci Mehong dan mengungkapkan bahwa ia menemukan serangga di dalam bika ambon tersebut.
Baca juga: Baru Kerja Sebulan, ART di Tangerang Selatan Nekat Curi Bayi Milik Majikan, Ini Penyebabnya
"Jadi sebelum review itu aku udah lihat sama timku, kayak ada sesuatu di bika ambonnya," ujar Tasyi dalam video YouTubenya.
Ulasan atau review Tasyi Athasyia tersebut memicu beragam reaksi dari netizen.
Karena review Tasyi Athasyia tersebut, banyak yang mulai meragukan standar kebersihan dan kualitas produk dari toko Ci Mehong.
Baca juga: Ibu Hamil di Kotasari Viral Gegara Ngidam Pingin Ditilang Polisi, Girang saat Terwujud
Tentu saja, klaim ini langsung dibantah keras oleh Ci Mehong.
Tak tinggal diam setelah produknya viral direview ada kutunya, Ci Mehong membeberkan klarifikasi.
Beberapa saat setelah video tersebut viral, Ci Mehong mengeluarkan klarifikasi dan membantah klaim ada kutu dalam produknya.
Menanggapi viralnya video review dari Tasyi Athasyia, Ci Mehong akhirnya memberikan klarifikasi.
Ia membantah klaim bahwa produknya mengandung kutu dan menegaskan bahwa proses produksi di PIK Baking House sudah sesuai dengan standar yang tinggi.
Ci Mehong juga menegaskan bahwa bika ambon yang dijual di tokonya sudah melalui penyaringan yang ketat, sehingga tidak mungkin ada serangga yang lolos.
Baca juga: Ibu Hamil di Kotasari Viral Gegara Ngidam Pingin Ditilang Polisi, Girang saat Terwujud
"Mereka mengunggah supaya lebih viral lagi. Mereka upload di YouTube biar ada iklan-iklan, mereka dapat duit, teman-teman," ucapnya, melansir TribunStyle.com.
"Kalau saya asli enggak ada YouTube, yang masukin saya ke YouTube itu orang lain. Saya jadi enggak kebagian duit," ujar Ci Mehong di akun Instagram @pikbakinghouse.
Ci Mehong juga mengungkapkan bahwa ia sudah meminta maaf pada Tasyi.
Lantaran ia tidak dapat merespons pesan WhatsApp mengenai bika ambon yang diduga mengandung kutu tepung.
Perseteruan antara Ci Mehong dan Tasyi pun sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Netizen pun kembali mengulik sosok Ci Mehong dan rekam jejak bisnisnya yang kini terbilang sukses menjadi pengusaha.
Baca juga: Harus Bayar Rp26 Juta Biar Bisa Pulang, TKW di Singapura Ini Viral Menangis Histeris
Lalu seperti apa sosok Ci Mehong tersebut?
Ci Mehong adalah seorang pengusaha asal Aceh yang memiliki berbagai macam bisnis.
Namun yang paling terkenal adalah bisnis kuliner yang ia jalankan.
Ci Mehong memiliki toko dan rumah produksi kue bernama PIK Baking House, yang dikenal dengan kue-kue yang menggunakan bahan-bahan premium.
Selain itu, Ci Mehong juga mengelola bisnis katering.
Tak hanya bisnis kuliner, Ci Mehong sempat mencuri perhatian publik karena terlibat dalam bisnis penjualan tanah kuburan.
Ia juga menjual tanah di area pemakaman elite San Diego Hills.
Harga tinggi ini diklaim berasal dari bahan-bahan premium yang digunakan dalam pembuatan kue.
Meskipun demikian, sebagian orang tetap menganggap harga tersebut terlalu mahal, sehingga memunculkan berbagai pertanyaan tentang rasa kuenya.
Menghadapi pendapat dari netizen, Ci Mehong dikenal dengan tanggapannya yang tegas, seperti seruannya, "Bagi yang mau-mau aja!"
Banyak konten kreator, terutama yang bergerak di bidang review makanan, mencoba membuktikan kualitas kue-kue buatan Ci Mehong dengan mencicipinya.
Namun review jujur yang mereka berikan seringkali berujung pada perseteruan dengan pemilik PIK Baking House tersebut.
Contohnya, TikToker Shely Che pernah memberikan kritik terhadap rasa kue bika ambon Ci Mehong yang dijual dengan harga Rp100 ribu.
Kritikan ini langsung mendapat tanggapan keras dari Ci Mehong.
Selain itu, food vlogger lain seperti Nanakoot dan Codeblu juga pernah membuat konten mencicipi kue lapis legit milik Ci Mehong.
Namun review jujur yang mereka berikan berujung pada pemblokiran akun media sosial mereka oleh Ci Mehong.
Bahkan Codeblu sempat mendapat ejekan fisik melalui salah satu video yang diunggah oleh Ci Mehong.
Wanita yang bernama asli Tjioe Nofia Handayani ini pernah viral di tahun 2023.
Lantaran ia menjual berbagai macam makanan dengan harga yang fantastis.
Ci Mehong saat itu menjadi perbincangan publik hingga viral di TikTok setelah berjualan dengan cara yang dinilai unik.
Diketahui, Ci Mehong menjual barang-barang dan makanan dengan harga fantastis, berbeda dengan pedagang pada umumnya.
Contohnya adalah buah alpukat yang biasa dijual Rp20 ribu, akan dijual seharga Rp80 ribu oleh Ci Mehong.
Rupanya Ci Mehong berani mematok harga mahal karena menjamin kualitas makanan dan barang yang dijualnya bagus.
Dikutip dari Parapuan.co, pemilik nama asli Tjioe Nofia Handayani tersebut mengatakan bahwa buah-buah yang dijual adalah produk premium.
Buah-buah tersebut tidak memakai karbit dan merupakan buah impor.
Hal itu membuat Ci Mehong tidak takut menjual buah dengan harga fantastis.
Selain buah, ada pula cendol yang dijual Ci Mehong seharga Rp80 ribu.
Ya, beberapa makanan yang dijual oleh Ci Mehong yang viral adalah cendol dan rujak Aceh.
Cendol yang dijual Ci Mehong ini bukan dalam bentuk porsian, melainkan paket cendol yang dapat dinikmati hingga lima orang.
Paket cendol ini ditawarkan Ci Mehong dengan harga Rp80.000.
Sementara itu rujak Aceh ukuran satu stoples 500 ml ditawarkan dengan harga Rp70.000.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.