Penemuan Mayat
Warga Temukan Mayat Nenek Bimih, Kaki Tangan dan Leher Terikat Kain, Pelaku Masih Buronan
Nenek yang kerap disapa Nenek Bimih ini ditemukan dengan kondisi kaki, tangan dan leher diikat menggunanakan tali di rumahnya di Bekasi Jawa barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dygtkjtyjk.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Warga menemukan mayat seorang nenek dengan konsidi mengenaskan.
Nenek yang kerap disapa Nenek Bimih (72) ini ditemukan dengan kondisi kaki, tangan dan leher diikat menggunanakan tali.
Dia ditemukan di dalam rumahnya yang kini djadikan toko kelontong di Bekasi Jawa Barat.
Dilansir dari Tribunnews, pelaku pembunuhan Nenek Bimih hingga saat ini sedang menjadi buronan.
Sebab, pelaku tersebut juga sempat merusak CCTV di lokasi sebelum melancarkan aksinya.
Baca juga: Asyik Mencuci Baju, Nenek di NTT Malah Diterkam Buaya, Ditemukan 4 Hari Setelah Kejadian
“Ada CCTV tapi tidak fungsi lagi, pas di lokasi kejadian itu CCTV dirusak oleh pelaku,” kata Kapolsek Cabangbungin, AKP Basuni saat dikonfirmasi, Selasa (11/2/2025).
AKP Basuni menerangkan hingga kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mencari sejumlah bukti pendukung.
Nenek Bimih diduga menjadi korban perampokan.
Dugaan itu timbul setelah Basuni memaparkan adanya sejumlah barang milik korban yang hilang.
Namun Basuni belum dapat memastikan secara rinci barang korban yang kehilangan tersebut.
“Harta yang hilang rokok dan uang pun di laci tidak seberapa, selebihnya masih penyelidikan,” ucapnya.
Kronologis Kejadian
Baca juga: Geger, Jasad Nenek di Gresik Ditemukan Warga di Rumahnya, Korban Sempat Mengeluh Sakit
Peristiwa bermula pada Minggu (9/2/2025) sekira pukul 23.59 WIB, warga melihat seorang laki-laki keluar dari toko korban yang awalnya sudah tutup sekira pukul 21.00 WIB.
Kemudian terdapat dua orang lainnya berboncengan menggunakan satu sepeda motor menghampiri satu orang yang sudah keluar dari toko korban.
Curiga dengan gerak gerik sejumlah orang itu, seorang warga yang tengah makan di warung pecel lele yang posisinya persis di depan rumah korban sontak teriak ‘Maling!’ untuk meminta pertolongan warga.