Rabu, 4 Maret 2026

Gempa Bumi

Gempa Bumi Baru Saja Terjadi Selasa Sore 11 Februari 2025, Cek Info BMKG

Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 4,51° LS dan 133,90° BT, tepatnya di wilayah Kabupaten Kaimana, dengan kedalaman 85 km.

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa Bumi Baru Saja Terjadi Selasa Sore 11 Februari 2025, Cek Info BMKG
BMKG
GEMPA BUMI - Gempa bumi dengan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Papua Barat pada Selasa (11/2/2025) pukul 15:57 WIB. Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 4,51° LS dan 133,90° BT, tepatnya di wilayah Kabupaten Kaimana, dengan kedalaman 85 km. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi dengan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Papua Barat pada Selasa (11/2/2025) pukul 15:57 WIB.

Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada pada koordinat 4,51° LS dan 133,90° BT, tepatnya di wilayah Kabupaten Kaimana, dengan kedalaman 85 km.

BMKG mengklasifikasikan gempa ini sebagai gempa berkedalaman menengah karena berada di kedalaman 85 km.

Umumnya, gempa dengan kedalaman seperti ini dapat dirasakan di area yang cukup luas, meskipun dampak kerusakan cenderung lebih kecil dibandingkan gempa dangkal.

Sejumlah warga di sekitar Kabupaten Kaimana melaporkan merasakan getaran selama beberapa detik. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.

Wilayah Papua Barat memang dikenal sebagai daerah yang memiliki aktivitas seismik tinggi.

Pergerakan lempeng tektonik di sekitar zona subduksi menjadi penyebab utama seringnya terjadi gempa di kawasan ini.

Gempa dengan kedalaman menengah seperti ini biasanya disebabkan oleh aktivitas subduksi antara Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

Meskipun gempa kali ini tidak menimbulkan dampak signifikan, masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan.

Berikut beberapa langkah mitigasi yang penting dilakukan:

Mengenali Jalur Evakuasi – Pastikan mengetahui titik kumpul dan jalur evakuasi yang aman.

Membangun Struktur Bangunan Tahan Gempa – Menggunakan standar konstruksi tahan gempa untuk meminimalisir risiko kerusakan.

Edukasi dan Simulasi Gempa – Melakukan latihan evakuasi secara berkala agar masyarakat lebih siap menghadapi bencana.

Menghindari Hoaks – Selalu merujuk pada informasi resmi dari BMKG atau BPBD setempat untuk mengetahui perkembangan terbaru terkait aktivitas seismik.

Dengan kesiapsiagaan yang baik, dampak dari bencana gempa bumi dapat diminimalisir.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved