Berita Viral
Gegara Jemur Baju di Kamar, Pengunjung Hotel di Medan Viral Karena Harus Ganti Rugi Seharga Mobil
Pengunjung ini dikenakan denda ganti rugi seharga satu unit mobil karena menjemur pakaian di kamar. Akibat ulahnya, kamar hotel pun kebanjiran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dryjdetyj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Pengunjung hotel di Medan ini syok ketika dikenakan denda dengan harga fantastis.
Pengunjung ini dikenakan denda ganti rugi seharga satu unit mobil karena menjemur pakaian di kamar.
Akibat ulahnya, kamar hotel pun kebanjiran.
Dilansir dari TribunJatim.com, kejadian ini terjadi di Hotel JW Marriot Medan.
Setelah ditelusuri, pengunjung hotel itu ternyata menjemur pakaiannya di Sprinkler.
Sprinkler adalah sistem pemadam kebakaran otomatis yang dirancang untuk menyemprotkan air ketika suhu di sekitarnya mencapai batas tertentu, biasanya akibat kebakaran.
Baca juga: Tak Rela Ditinggal Sang Kekasih, Wanita di Majene Viral Nangis Histeris hingga Kapal Delay
Sprinkler berupa besi yang menonjol di bagian langit-langit atau dinding kamar.
Setelah baju digantungkan, air pun menyiram kamar dari segala arah.
Semua barang elektronik dan perabotan di kamar tersebut pun basah kuyup.
Bahkan air sampai keluar lobby dan membasahi karpet lobby.
Dikutip dari Tribun Jateng, dalam video yang beredar di Instagram @lambe_turah, tampak seluruh petugas hotel di Medan membersihkan seluruh ruangan yang mengakibatkan adanya air yang keluar dari smoke detector tersebut.
Atas tindakan pengunjung hotel tersebut, ia mendapatkan denda fantastis yang setara harga mobil.
Baca juga: Gua Safarwadi di Tasikmalaya Viral Gegara Dipercaya Bisa Tembus ke Mekkah, Ramai Diserbu Pengunjung
"Pengunjung Ini bikin hotel JW Marriott kebanjiran 1 lantai, Didenda seharga mobil Agya" tulisnya dalam keterangan video dikutip pada Minggu (9/2/2025).
Denda tersebut meliputi harga-harga barang elektronik di kamar hotel yang rusak akibat tersiram air, uang ganti biaya sewa hotel sebanyak satu pantai yang harus tutup selama pembenahan, dan lainnya.
Seorang mantan resepsionis menjelaskan, meskipun barang tidak rusak, namun tamu harus tetap mengganti.