Tribun UMKM
Nasi Kuning Jualan Ningsih Patuti di Desa Piloliyanga Gorontalo jadi Menu Favorit Sarapan Warga
Ningsih Patuti (40), pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Warung-Haidar-milik-Ningsih-Patuti.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Ningsih Patuti (40), pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.
Sejak pukul 06.00 WITA, warung Ningsih yang berdekatan dengan SMK Negeri 1 Boalemo ini mulai ramai dipadati pengunjung.
Nasi kuning yang ia jual menjadi menu favorit sarapan warga.
Setiap pagi, warung Ningsih disinggahi berbagai kalangan.
Mulai dari siswa hingga pekerja kantoran.
Semua berbaur, menikmati nasi kuning kampung khas Ningsih yang disajikan dengan lauk laksa basah dan ikan cakalang.
"Pagi begini memang sudah banyak sekali orang, apalagi para pekerja kantoran yang kebanyakan membungkus makanan mereka," ungkap Ningsih kepada TribunGorontalo.com, pada Senin (10/2/2025).
Ningsih pun sibuk melayani pelanggan yang datang silih berganti.
Diceritakan Ningsih, dirinya mulai merintis usaha nasi kuning sejak 2019.
Namun saat awal berdiri, Ningsih belum memiliki lapak atau tempat usaha.
Lima tahun berlalu, nasi kuning buatan Ningsih kini laris manis.
Nasi kuning Ningsih ditempatkan di wadah dari daun pisang. Untuk menikmatinya, ada tambahan sambal khas.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kades Hutabohu Gorontalo Diduga Tipu Warga Rp 60 Juta, Jadi Calo Seleksi PPPK Kominfo
Nasi kuning ini dijual seharga Rp 5 ribu. Jika ingin menambah satu butir telur, harganya menjadi Rp 7 ribu.
Ningsih juga menyediakan air es gratis yang bisa diminum sepuasnya.
"Jika ada yang ingin membawa pulang nasi kuningnya, maka akan dibungkus dengan daun pisang. Alhamdulillah banyak orang yang suka, mungkin dari segi rasa dan aromanya jadi ciri khas," ujar Ningsih.