Perempuan Inspiratif Gorontalo
Aziza Al-Hasni: Dorong Wanita Gorontalo Prioritaskan Pendidikan
Aziza Al-Hasni, wanita kelahiran Atinggola pada 23 Maret 2002, terus menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia pendidikan dan pengembangan diri.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTAL.COM, Gorontalo - Aziza Al-Hasni, wanita kelahiran Atinggola pada 23 Maret 2002, terus menunjukkan dedikasi luar biasa dalam dunia pendidikan dan pengembangan diri.
Meski aktif mengikuti berbagai kegiatan di luar kampus, ia tetap berhasil menyelesaikan studi sarjananya dengan gemilang.
Sejak duduk di bangku SMP, Aziza telah menorehkan berbagai prestasi, termasuk menjadi juara dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Gorontalo.
Langkah awalnya ke tingkat nasional dimulai saat ia mewakili madrasahnya dalam Kemah Rohis di Palembang.
Tidak hanya unggul dalam bidang akademik, Aziza juga berprestasi dalam berbagai kompetisi, seperti debat Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia, serta Lomba Syahrir Qur'an.
Saat menjadi mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), ia dipercaya untuk mewakili kampusnya dalam lomba Cerdas Tangkas Pasar Modal di Manado.
Selain itu, ia juga dinobatkan sebagai Winner Duta Kampus UNG.
Sebagai pemenang Nou Kota Gorontalo, Aziza tak hanya berfokus pada pengembangan diri, tetapi juga aktif mempromosikan budaya daerah.
Ia menyoroti kurangnya perhatian generasi muda terhadap sejarah dan budaya lokal.
"Banyak budaya dan tempat bersejarah di Gorontalo yang mulai ditinggalkan. Sekarang, anak muda lebih memilih mengunjungi coffee shop terbaru dibandingkan mengenal monumen bersejarah di daerahnya," ujarnya, Jumat (7/2/2025).
Aziza sempat bercita-cita mengikuti ajang Puteri Indonesia.
Namun, aturan yang mengharuskan peserta melepas hijab—kecuali untuk perwakilan dari Provinsi Aceh—menjadi kendala baginya.
Di sisi lain, ia juga meniti karier di dunia modeling dan bergabung dengan salah satu agensi ternama di Gorontalo, House of Abhie.
Tidak hanya menjadi model, Aziza juga membuka kelas catwalk dan public speaking untuk membagikan ilmunya kepada generasi muda.
Perjalanan Aziza Al-Hasni menjadi inspirasi bagi Nou-Nou Gorontalo agar tidak menyerah dalam mengembangkan potensi diri.
"Kenapa kita harus memandang satu kekurangan, sementara ada seribu kelebihan yang bisa kita dapatkan?" tutupnya. (*)
Penulis: Vicram Machmud, Mahasiswa Magang Ichsan Gorontalo
| Mutia Imran Disambut Antusias Warga Gorontalo, Sang Ayah Bangga |
|
|---|
| Grace Benufinit, Duta GenRe Gorontalo: Saya Ingin Berdampak, Bukan Sekadar Cari Uang |
|
|---|
| Kisah Muvida Pratiwi, Pembawa Baki Pertama Asal Gorontalo di Istana Negara |
|
|---|
| Profil Mutia Imran, Bintang Dangdut Muda Gorontalo Berjuang di D'Academy 7 |
|
|---|
| Sosok Rifcha Paisal, Mahasiswi Gorontalo Raih Medali Emas di Kejurprov Panua Pride MMA Kickboxing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Aziza-Al-Hasni-Dorong-Wanita-Gorontalo-Prioritaskan-Pendidikan.jpg)