Minggu, 22 Maret 2026

Berita Viral

Demi Tak Ketinggalan Pelajaran, Siswa di Sayung, Jawa Tengah Terjang Banjir ke Sekolah

Siswa di Kecamatan Sayung, Jawa Barat terobos banjir agar dapat ke sekolah. Hal ini dikarenakan mereka tak ingin ketinggalan mata pelajaran jika tak

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Demi Tak Ketinggalan Pelajaran, Siswa di Sayung, Jawa Tengah Terjang Banjir ke Sekolah
TribunJateng.com
BANJIR - Siswa tetap sekolah meskipun banjir. Siswa SDN 4 Sayung terobos banjir demi ke sekolah buat belajar 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Siswa di Kecamatan Sayung, Jawa Barat terobos banjir agar dapat ke sekolah.

Hal ini dikarenakan mereka tak ingin ketinggalan mata pelajaran jika tak hadir di kelas.

Padahal Sayung saat itu dilanda banjir bandang.

Banjir itu telah merendam pemukiman warga hingga sekolah- sekolah.

Termasuk Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Sayung.

Baca juga: Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Warga Indonesia Resmi Dimulai 1 Februari 2025, Penyakit Apa Saja?

Dilansir dari Kompas.com, sekolah yang terletak lebih rendah dibanding jalanan ini menyebabkan bangunan ini digenangi banjir setinggi pinggang orang dewasa.

Di tengah situasi bencana ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berlangsung dengan memanfaatkan tiga ruang kelas yang tidak terendam. 

Para siswa terpaksa menerjang banjir untuk mencapai kelas, dengan memilih akses yang dangkal agar dapat dilalui. 

Kepala SDN 4 Sayung, Nur Hidayah, menjelaskan bahwa sekolah mengalami kebanjiran selama lima hari terakhir. 

Untuk tetap melaksanakan KBM, pihaknya memanfaatkan sisa ruang kelas yang ada secara bergiliran. 

Baca juga: Cerita Mumuh Pedagang Crepes Keliling Pertama di Gorontalo: Pernah Disangka Penjual Es

"Kami sikapi dengan pagi dan siang bergantian, kelas 1, 2, 3 pagi, kelas 4, 5, 6 siang," ujar Hidayah kepada Kompas.com, Jumat siang. 

Hidayah juga mengekspresikan keprihatinannya terhadap kondisi banjir yang menimpa rumah siswa dan proses KBM di sekolah. 

"Mengganggu tetap mengganggu, kami harus menjalankan tugas. Ini kendalanya anak-anak rumahnya pada kebanjiran," tuturnya. 

Meskipun begitu, dari sekitar 300 siswa di SDN 4 Sayung, tidak semua dapat hadir ke sekolah karena sejumlah akses jalan tergenang. 

Hidayah berencana mencari solusi untuk siswa yang rumahnya terdampak banjir parah agar tidak tertinggal pelajaran. 

Baca juga: Berkas Perkara Korupsi Sudah Lengkap tapi Hamim Pou Tak Ditahan, Begini Penjelasan Kejati Gorontalo

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved