Pohon Tumbang Buladu
Hujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang di Buladu Gorontalo, Dua Motor Milik Warga Rusak
Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 17.00 WITA, bertepatan dengan penundaan pertandingan sepak bola akibat peningkatan debit air di lapangan.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/vbxfghdyj.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Hujan deras yang mengguyur Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, menyebabkan sebuah pohon besar tumbang, Rabu (29/1/2025) sore.
Pohon tumbang ini tejadi di kawasan Lapangan Buladu.
Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 17.00 WITA, bertepatan dengan penundaan pertandingan sepak bola akibat peningkatan debit air di lapangan.
Lurah Buladu, Rosmin Liputo, mengungkapkan pada saat kejadian terdapat dua sepeda motor yang tertimpa, yaitu Yamaha NMAX milik wasit dan Honda Supra milik panitia turnamen sepak bola.
Kedua kendaraan mengalami kerusakan ringan, khususnya pada bagian setang.
Selain itu, Halaman Kantor Kelurahan Buladu juga mengalami kerusakan seperti pintu pagar.
“Kebetulan di Kelurahan Buladu ini sedang ada pertandingan sepak bola. Karena hujan deras, pertandingan ditunda," ungkapnya saat diwawancarai TribunGorontalo.com.
"Saat itulah pohon tumbang terjadi. Ada dua motor yang tertimpa, satu milik wasit dan satu milik panitia turnamen. Untungnya hanya mengalami kerusakan ringan pada bagian setang dan sudah dibawa ke bengkel,” lanjutnya.
Selain kendaraan, pohon tumbang juga merusak pintu pagar berbahan besi yang sedang disiapkan untuk kegiatan Ramadhan 2025.
Rosmin berharap instansi terkait dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi pohon-pohon tua di sekitar Lapangan Buladu.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Gorontalo, Dandi Datau, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 17.00 WITA.
“Kami langsung mempersiapkan peralatan untuk evakuasi. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya beberapa kerusakan kecil akibat pohon tumbang," jelasnya.
Penanganan pohon tumbang pun berjalan sebagaimana mestinya, tak ada kendala yang cukup berarti.
Namun, hanya saja karena proses penanganannya cukup memakan waktu hingga malam hari sehingga penerangan menjadi tantangannya.
"Tidak ada kendala dalam proses evakuasi, hanya saja karena berlangsung hingga malam, penerangan menjadi tantangan,” tambah Dandi.